Mahar Rp 70 Jutaan, Begini Panduan Meminang Toyota Agya Seken

Kompas.com - 23/07/2021, 08:22 WIB
Dua unit mobil bekas, masing-masing Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang dijual di diler Ciliwung Motor, Kelapa Dua, Depok, Selasa (13/2/2018). Kompas.com/Alsadad RudiDua unit mobil bekas, masing-masing Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang dijual di diler Ciliwung Motor, Kelapa Dua, Depok, Selasa (13/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.comToyota Agya merupakan salah satu mobil di segmen LCGC yang sudah meluncur sejak 2013. Dengan usia sekitar 8 tahun untuk model keluaran pertama, mobil ini memiliki harga jual yang cukup bertahan di pasaran.

Rony Malau, Humas Toyota Agya Club (TAC), mengatakan, Agya jadi pilihan orang-orang yang baru beralih dari sepeda motor ke mobil. Pasalnya, mobil ini memiliki bentuk yang ringkas sehingga membuat siapa saja lebih percaya diri mengendarainya.

“Saya pernah riset kecil-kecilan, orang-orang yang tadinya punya motor mau ganti mobil, kebanyakan gantinya Agya,” ujar Rony, kepada Kompas.com (22/7/2021).

Baca juga: Upgrade Kijang Innova Lama Jadi Model Baru, Cuma Rp 15 Jutaan

Toyota Agya yang dijual Mobil88 cabang Tebetmobil88 Toyota Agya yang dijual Mobil88 cabang Tebet

“Entah cuma bertahan 6 bulan atau sampai setahun. Karena nothing to lose, perawatan gampang, dijual lagi juga masih ada harganya,” kata dia.

Untuk Agya keluaran pertama menggunakan mesin 3-silinder 1.000 cc yang tergolong irit bahan kabar. Kemudian pada 2016, keluar model yang mengusung mesin 4-silinder 1.200 cc.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Yang matik lebih banyak dicari karena kepraktisannya. Tapi harus diperhatikan saat pilih unit, pastikan kondisi matiknya bagus, pindah tuas transmisi enteng, tidak ada getar berlebih saat pindah tuas, tidak ada bunyi kasar juga,” ucap Rony.

Baca juga: Respons Jasa Marga soal Orang yang Berbaring di Tengah Jalan Tol

Kabin Toyota Agya.Aris F. Harvenda Kabin Toyota Agya.

Rony menyarankan untuk mengganti oli transmisi matik, dan cairan-cairan lainnya setelah membeli. Karena biasanya bagian tersebut jarang diperhatikan pemilik awam, sekaligus mengembalikan performanya ke sedia kala.

“Kalau jarang servis rutin biasanya rpm suka naik sendiri, nah itu harus dicek throttle body-nya. Itu gampang, biasanya setelah tune up sudah beres. Kemudian cek indikator airbag, kalau suka menyala artinya pernah kena banjir, ini susah diakalin, harus dibawa ke bengkel resmi,” tuturnya.

Selain itu, penting juga untuk melakukan tes jalan sebelum membeli untuk mengetahui komponen yang harus diganti.

Baca juga: Update Dispensasi Perpanjangan SIM saat PPKM Level 4, Catat Tanggalnya

Interior New Astra Toyota Agya Azwar Ferdian/KompasOtomotif Interior New Astra Toyota Agya

“Rata-rata orang pakai untuk taksi online dan disewakan, harus perhatikan detail di kaki-kaki, mulai dari tie rod, long tie rod, dan setir lurus atau enggak,” ujar Rony.

“Pastinya Agya bekas setirnya jarang lurus, penyakit khas, kalau sering disewain, setir rata-rata miring. Biasanya cuma spooring dan balancing bisa beres,” ucapnya.

Terakhir, jangan kaget apabila saat ngebut tercium bau terbakar di dalam mobil. Menurutnya, hal ini terjadi saat mobil dipacu pada kecepatan 100 kpj ke atas.

Baca juga: PPKM Level 4, Catat Bagaimana Operasional Satpas SIM

Mesin 1.200 cc milik Toyota Agya faceliftKOMPAS.com/Dio Mesin 1.200 cc milik Toyota Agya facelift

“Hampir di semua Agya 1.000 cc, mau yang matik atau manual, saat ngebut tiba-tiba ada bau kopling kebakar. Kalau 1.200 cc jarang ada,” kata Rony.

“Saya dulu juga kaget, tapi udah jadi ciri khasnya. Udah dibawa ke Auto2000 juga, ternyata normal. Rata-rata dari baru sudah seperti itu. Triknya saat ngebut buka jendela sedikit atau pakai pewangi mobil, itu lumayan ngurangin baunya,” ujarnya.

Baca juga: Toyota, Suzuki, dan Daihatsu Kerja Sama Bikin Mobil Listrik Komersial

Ilustrasi komunitas Toyota Agya Club (TAC)Dok. TAC Ilustrasi komunitas Toyota Agya Club (TAC)

Berikut ini daftar harga Toyota Agya dari situs jual beli online:

Toyota Agya 1.000 cc
2013 Rp 70 jutaan – Rp 80 jutaan
2014 Rp 80 jutaan – Rp 90 jutaan

Toyota Agya 1.200 cc
2017 Rp 110 jutaan – Rp 120 jutaan
2018 Rp 120 jutaan – Rp 130 jutaan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.