PPKM Darurat Dilanjutkan, Ini Syarat Pembukaan Pos Penyekatan

Kompas.com - 21/07/2021, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sampai dengan Senin, 25 Juli 2021.

Putusan tersebut dilakukan untuk menurunkan penularan virus corona atau Covid-19 di dalam negeri, dan mengurangi kebutuhan masyarakat atas pengobatan di rumah sakit.

"Sehingga, tak membuat lumpuh rumah sakit lantaran overkapasitas. Tetapi, kita bersyukur setelah dilaksanakan PPKM darurat, terlihat dari data penambahan kasus dan kepenuhan kasur di RS turun," ucap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di konferensi virtual, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Idul Adha, Ada Penyekatan di Tol Jakarta Cikampek

Sejumlah kendaraan melintas di Pos Penyekatan Bundaran Waru depan Mal City of Tomorrow (Cito), perbatasan Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (22/5/2021).KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN Sejumlah kendaraan melintas di Pos Penyekatan Bundaran Waru depan Mal City of Tomorrow (Cito), perbatasan Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (22/5/2021).

Lantas, bagaimana terkait penyekatan jalur di sebagian wilayah Jawa dan Bali yang kini sudah berjumlah 1.038 titik? Pada kesempatan itu pula, Jokowi menyatakan bahwa kebijakan tersebut bisa saja berubah.

Artinya, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan Dinas Perhubungan bisa saja membuka ruas-ruas yang disekat tersebut. Namun, ada syarat tertentu yang harus dipenuhi lebih dahulu.

"(Yaitu) jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka pada 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," kata Jokowi.

"Pemerintah akan selalu memantau, memahami dinamika di lapangan, dan mendengarkan suara-suara masyarakat terdampak PPKM darurat," lanjutnya.

Untuk diketahui, saat ini terdapat 1.038 titik penyekatan yang tersebar di wilayah Lampung, Jawa, dan Bali. Hal tersebut dilakukan supaya bisa menekan mobilitas warga lebih optimal.

Baca juga: Cara Pegang Setang Sepeda Motor yang Benar agar Tidak Mudah Terjatuh

Polisi mengeklaim kepadatan di pos penyekatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di kawasan PT Panasonic, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, berkurang.TRIBUN JAKARTA/BIMA PUTRA Polisi mengeklaim kepadatan di pos penyekatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di kawasan PT Panasonic, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, berkurang.

"Ya, bertambah jadi 1.038 (titik penyekatan)," kata Kakorlantas Polri Irjen Istiono, Jumat (16/7/2021).

Sementara itu, total mobilitas masyarakat yang menuju DKI Jakarta selama PPKM darurat pada 3-20 Juli 2021 turun hingga 40 persen, dengan rata-rata 1.100.000 unit kendaraan.

Data tersebut diperoleh pihak Kepolisian berdasarkan laporan PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku operator jalan tol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.