Ada 1.038 Pos Penyekatan, Lalu Lintas Menuju Jakarta Turun 40 Persen

Kompas.com - 19/07/2021, 18:51 WIB
Polisi memasang barrier di pos penyekatan pembatasan mobilitas masyarakat pada PPKM Darurat di wilayah perbatasan menuju Jakarta di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Polisi melakukan penyekatan di 63 titik wilayah di Jadetabek untuk membatasi mobilitas warga saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Jakarta yang akan berlangsung hingga 20 Juli 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp. ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARSPolisi memasang barrier di pos penyekatan pembatasan mobilitas masyarakat pada PPKM Darurat di wilayah perbatasan menuju Jakarta di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Polisi melakukan penyekatan di 63 titik wilayah di Jadetabek untuk membatasi mobilitas warga saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Jakarta yang akan berlangsung hingga 20 Juli 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri mencatat terdapat penurunan lalu lintas di ruas tol menuju Jakarta hingga mencapai 40 persen selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Dikatakan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan, simpulan tersebut didapat berdasarkan laporan PT Jasa Marga. Di mana, kini rata-rata mobilitas hanya 1.100.000 unit saja.

“Dari tanggal 3-6 Juli sebelum itu ada 1.900.000 unit-an. Kemudian dievaluasi untuk dari tanggal 6-16 ini hanya 1.100.000 unit. Rata-rata mengalami hampir 40 persen penurunan,” katanya, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Ini Kendaraan yang Boleh Melintas Saat Penyekatan Idul Adha

Ilustrasi penyekatan di jalan tol Jakarta-CikampekDok. Jasa Marga Ilustrasi penyekatan di jalan tol Jakarta-Cikampek

“Sabtu siang juga kita melakukan pemantauan patroli udara dengan Kabaharkam dan benar-benar di jalur tol sudah mengalami penurunan,” tambah Rudi.

Sebelumnya, Korlantas Polri kembali menambah titik penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Jawa dan Bali. Secara keseluruhan titik penyekatan berjumlah 1.038 titik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyebut, titik penyekatan tersebar dari Lampung sampai Bali.

Diharapkan, penambahan tersebut bisa menekan mobilitas masyarakat guna mengendalikan penyebaran virus corona alias Covid-19.

Baca juga: Alasan Kenapa Tidak Semua Panel Instrumen Motor Dilengkapi Indikator RPM

Penyekatan PPKM Darurat di Km 31 Tol Jakarta-CikampekKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Penyekatan PPKM Darurat di Km 31 Tol Jakarta-Cikampek

“Ya, bertambah jadi 1.038 (titik penyekatan),” kata Istiono saat dihubungi, Jumat (16/7/2021).

Berikut sebaran 1.038 titik penyekatan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali:

1. Lampung: 21 lokasi terdiri dari 2 lokasi di jalan tol, 17 lokasi di jalan non tol dan 2 lokasi di pelabuhan.

2. Banten: 20 lokasi diantaranya 2 lokasi di jalan tol, 17 lokasi di jalan non tol dan 1 lokasi di pelabuhan.

3. Metro Jaya: 100 lokasi diantaranya 15 lokasi di jalan tol dan 85 lokasi di jalan non tol.

4. Jabar: 353 lokasi terdiri dari 21 lokasi di jalan tol dan 332 lokasi di jalan non tol.

5. DIY: 23 lokasi di semua jalan non tol.

6. Jateng: 271 lokasi diantaranya 27 lokasi di jalan tol dan 244 lokasi di jalan non tol.

7. Jatim: 209 lokasi terdiri dari 19 lokasi di jalan tol, 189 lokasi di jalan non tol dan 1 lokasi di pelabuhan.

8. Bali: 41 lokasi terdiri dari 38 lokasi di jalan non tol dan 3 lokasi di pelabuhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.