Jelang Libur Idul Adha, Polisi Bakal Razia Travel Gelap

Kompas.com - 18/07/2021, 07:19 WIB
Satuan Lalu Lintas Polisi Resor (Polres) Karawang mengamankan 32 travel gelap yang beroperasi membawa penumpang hendak mudik. KOMPAS.COM/FARIDASatuan Lalu Lintas Polisi Resor (Polres) Karawang mengamankan 32 travel gelap yang beroperasi membawa penumpang hendak mudik.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Seperti saat libur Idul Fitri Mei lalu, kini kepolisian bakal merazia travel gelap jelang beberapa hari jelang libur Idul Adha yang jatuh pada 20 Juli 2021.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, pihaknya segera menggelar razia travel gelap yang kerap muncul menjelang Idul Adha.

Menurut Sambodo, travel gelap tersebut menggunakan plat hitam dan sering luput dari pemantauan petugas.

Baca juga: Mesin Mobil Diesel Dengan Turbo Tidak Boleh Langsung Dimatikan

Penyekatan larangan mudik hari pertama di tol kalikangkung Semaramg, Kamis (6/5/2021).KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Penyekatan larangan mudik hari pertama di tol kalikangkung Semaramg, Kamis (6/5/2021).

“Dalam beberapa hari ini kami akan melaksanakan operasi travel gelap (menjelang Idul Adha). Jadi silakan teman-teman yang hendak melakukan perjalanan, mengurungkan niatnya menggunakan travel gelap,” ujar Sambodo, dilansir dari NTMC Polri (17/7/2021).

Sambodo juga mengatakan, operasi ini akan dilakukan bersamaan dengan razia terhadap bus AKAP yang mengambil penumpang dari terminal bayangan dan tanpa pemeriksaan tes PCR dan kartu vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping itu, Sambodo mengingatkan masyarakat yang bisa berpergian ke luar kota hanya yang berasal dari sektor esensial atau kritikal.

Baca juga: Dua Bulan Mengaspal, Rocky Banyak Digemari Orang Kaya

Suasana terminal bus Kalideres, Selasa (13/4/2021).Kompas.com/Sonya Teresa Suasana terminal bus Kalideres, Selasa (13/4/2021).

Ia mengatakan seluruh jalan tol menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dari Jakarta juga ditutup dan dilaksanakan penyekatan pemeriksaan.

“Hanya kendaraan yang esensial kritikal dan mempunyai syarat-syarat perjalanan ini yang bisa melintasi titik penyekatan,” ujar Sambodo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.