Bocoran Mobil Listrik yang Akan Diproduksi di Indonesia, Ada Xpander Hybrid

Kompas.com - 16/07/2021, 15:21 WIB
Lexus Safety System+ memiliki 4 fitur utama, yakni pre-collision system (PCS), dynamic radar cruise control (DRCC), lane departure alert (LDA), dan adaptive high beam system (AHS). DOK. LEXUS INDONESIALexus Safety System+ memiliki 4 fitur utama, yakni pre-collision system (PCS), dynamic radar cruise control (DRCC), lane departure alert (LDA), dan adaptive high beam system (AHS).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa sudah ada sejumlah perusahaan otomotif yang tertarik untuk mengembangkan kendaraan listrik di dalam negeri.

Hal tersebut sejalan dengan perkembangan industri otomotif yang kini masih menjadi salah satu subsektor manufaktur yang mampu berikan kontribusi gemilang.

Bahkan otomotif sendiri masuk menjadi prioritas dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 usai menimbang beragam hal termasuk potensi yang dimiliki dalam menyambut era electrified vehicle (EV).

Baca juga: Menperin Tangkap Investasi Baru Rp 17,6 Triliun dari Otomotif Jepang

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang (kiri) bersama Ketua MPR yang juga ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (kanan) meninjau stan Toyota untuk mobil listrik pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Menteri Perindustrian Agus Gumiwang (kiri) bersama Ketua MPR yang juga ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (kanan) meninjau stan Toyota untuk mobil listrik pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Adapun perusahaan otomotif dimaksud ialah Toyota Motor Corp atau TMC, Honda Motor Company, Mitsubishi Motor Corp, hingga Suzuki Motor Corporation. Total, komitmen baru yang berhasil ditangkap Rp 17,6 triliun.

"Salah satu hasil pertemuan antara Kemenperin dengan beberapa prinsipal otomotif di Jepang pada Maret 2021 kemarin tercapainya komitmen investasi dari berbagai produsen untuk membangun era kendaraan berbasis listrik," katanya, Rabu (14/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih jauh, diungkapkan bahwa TMC memberikan komitmen investasi sebesar Rp 63 triliun sampai 2024 mendatang untuk persiapan atas produksi kendaraan listrik di dalam negeri.

Toyota pun disebut akan memproduksi 10 model kendaraan listrik jenis hibrida dan 5 model diantaranya adalah plug-in hybrid (PHEV).

Tidak sampai di sana, mereka pun disebut akan membantu membuat produk nasional Kijang jadi mobil hibrida di 2022. Serta memproduksi battery electric vehicle Lexus UX300e di tahun yang sama.

Baca juga: Bahas Rencana Menjadikan Indonesia Pemain Utama Mobil Listrik

Mitsubishi Xpander Hybrid muncul dalam rencana jangka menengah MMC di kawasan ASEAN.MMC Mitsubishi Xpander Hybrid muncul dalam rencana jangka menengah MMC di kawasan ASEAN.

Lalu dari Honda, komitmennya ialah sebesar Rp 6,2 triliun dan akan masuk Rp 5,2 triliun sampai 2024. Mereka akan memproduksi Brio, Mobilio, dan mobil hibrida baru.

Sementara Suzuki berkomitmen untuk menambah investasi baru Rp 21 triliun guna memproduksi Suzuki Ertiga Mild Hybrid di 2022 dan XL7 Mild Hybrid satu tahun setelahnya.

Adapun dari sisi Mitsubishi, perseroan akan memberikan komitmen investasi sebesar Rp 11,2 triliun sampai 2024 untuk mempersiapkan produksi kendaraan berteknologi serupa di Indonesia.

Digadang-gadang, perseroan akan memproduksi Xpander Hybrid di 2023.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.