Mengenal Teman Bus, Angkutan Massal Perkotaan Berbasis BTS

Kompas.com - 12/07/2021, 15:32 WIB

Untuk lebih maksimal dalam memberikan layanan, dalam menggunakan layanan Teman Bus, masyarakat bisa mengakes situs resmi, sosial media dan call center, serta aplikasi mobile. Melalui situs, pelanggan dapat mengetahui info rute, halte, peta, dan link download aplikasi, FAQ seputar Teman Bus.

Selain itu, jika pelanggan memiliki aplikasi mobile, maka dapat mengecek posisi real-time, dan jadwal Teman Bus. Dalam aplikasi tersebut juga terdapat Digital Checker untuk laporan pengecekan unit bus oleh tim operasional.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ditjen Perhubungan Darat (@ditjen_hubdat)

"Intinya layanan ini hadir untuk memberikan saranan transportasi perkotaan yang lebih baik bagi masyarakat, tak hanya dari sisi harga dan tarif yang lebih terjangkau tapi juga soal pelayanan yang lebih prima," ujar Yani.

Pada masa pandemi Covid-19 dan adanya pengetatan mobilitas, Yani menggatakan layanan BTS Teman Bus pastinya mengikuti regulasi yang ada di masing-masing kota. Namun untuk protokol kesehatan (prokes) sendiri, sudah dilakukan sejak awal.

Mulai dari kewajiban penumpang memakai masker, pembatasan jumlah penumpang, menjaga jarak atau physical distancing di dalam kabin bus, fasilitas hand sanitezer, dan lainnya.

Baca juga: Banyak Awak Bus AKAP Langgar Aturan PPKM Darurat di Surabaya

"Sekarang tetap berjalan, tapi tentu mengikuti regulasi yang ada, baik dari syarat operasional yang diterbitkan Kemenhub juga aturan masing-masing kota," kata Yani.

Konsep BTS ke depannya juga akan terus dikembangkan, bukan hanya dari sisi fasilitas, tapi juga mengikuti kemajuan teknologi. Salah satu yang telah dicangkan Kemenhub adalan mengoperasikan armada Teman Bus berbasis listrik.

Hal sudah disampaikan Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub Risal Wasal, yang menjelaskan dalam rancanganan peta jalan kendaraan listrik di Indonesia, salah satu prioritas adalah peralihan angkutan umum dengan menggunakan bus listik, khususnya di perkotaan.

"Kita siapkan roadmap-nya, sekarang di 2021 kita mulai dari tiga kota percontohan yang ada di Bandung, Surabaya, dan Medan. Jadi ini juga jadi pilot project dalam layanan Buy The Service (BTS)," kata Risal.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.