Beli Mobil Matik Bekas, Begini Cara Deteksi Kerusakan Transmisinya

Kompas.com - 29/06/2021, 09:12 WIB
Ilustrasi konsumen tengah memilih mobil bekas di shoroom Mobil88 Mobil88Ilustrasi konsumen tengah memilih mobil bekas di shoroom Mobil88
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Di pasar mobil bekas, perbedaan harga mobil bertransmisi matik dan manual tidak begitu signifikan. Untuk kenyamanan dan kepraktisan di perkotaan, mobil matik tentu jadi pilihan yang lebih menarik.

Namun saat memilih mobil bekas bertransmisi matik, konsumen tidak bisa asal pilih. Ada cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi apakah komponen transmisi mobil yang diincar mengalami kerusakan.

Pemilik bengkel spesialis Worner Matic Hermas Efendi Prabowo, mengatakan, cara deteksi paling mudah dengan mengecek ketebalan kampas kopling.

Baca juga: Wuling Pangkas Harga Confero, Lebih Murah dari Toyota Calya

Tuas transmisi otomatik.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Tuas transmisi otomatik.

Menurutnya, apabila kampas kopling telah menipis, ada beberapa gejala yang bisa dirasakan langsung oleh pengemudi.

“Gejala paling umum tarikan mobil terasa melambat, meski putaran mesin sudah tinggi,” ucap Hermas kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Hermas mengatakan, selipnya kampas kopling karena sudah tak mampu lagi menahan putaran mesin yang diteruskan ke transmisi.

Baca juga: Pengemudi Arogan, Innova Ngotot Lawan Arah hingga Mengancam Memukul

Ilustrasi kampas kopling mobilNisa Maulan Shofa Ilustrasi kampas kopling mobil

“Efeknya perpindahan gigi terasa menghentak dan mobil enggak bisa ngebut. Ini berlaku di semua jenis transmisi otomatis, baik yang torque converter, CVT, sampai dual clutch transmission,” kata dia.

Hermas menambahkan, usia kampas kopling transmisi matik umumnya bisa mencapai 100.000 Km.

Tapi karena efek pemakaian yang rutin dan beban kerja transmisi yang berat, tak ada salahnya untuk mengecek kondisi kampas kopling sebelum masa gantinya usai.

“Kalau sampai kampas kopling benar-benar habis, efeknya mobil tidak bisa jalan. Ada baiknya untuk segera melakukan penggantian kalau sudah bermasalah,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.