Cegah Penularan Covid-19, Pengendara Motor Wajib Pakai Masker

Kompas.com - 28/06/2021, 11:22 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Kasus penularan virus Covid-19 semakin meningkat di berbagai daerah. Oleh karenanya, wajib untuk menjaga diri agar tidak tertular. Salah satunya dengan membatasi aktivitas di luar rumah.

Jika pun terpaksa harus beraktivitas di luar rumah. Penggunaan masker jadi hal yang wajib dilakukan. Tidak terkecuali saat sedang mengendarai sepeda motor.

Pada masa pandemi ini, pemakaian riding gear seperti helm, jaket, dan sepatu belumlah cukup. Masker pun jadi perlengkapan yang wajib untuk dikenakan.

Baca juga: Hasil MotoGP Belanda 2021, Quartararo Juara, Rossi Kecelakaan

Hal ini ditegaskan oleh salah satu dokter yang bertugas di PMI Cabang Kota Surakarta, Arina Hidayati, saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bahwa pengendara motor sangat disarankan untuk mengenakan masker. 

Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Sementara untuk kaos tangan, Arina mengatakan bahwa itu kembali lagi kepada kenyamanan si pengendara motor. Mengingat upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona melalui tangan adalah cukup dengan mencuci tangan menggunakan sabun.

“Kalau kaos tangan tergantung keperluan juga, bisa iya bisa tidak. Kalau memang tidak mau kepanasan ya pakai sarung tangan, kalau hubungannya dengan Covid-19 asal sering cuci tangan, aman," ungkapnya.

Baca juga: Tak Terima Diklakson, Pengemudi Pajero Sport Ngamuk dan Merusak Truk

Aman yang dimaksud masih dengan catatan bahwa perilaku menjaga jarak atau physical distancing dan protokol kesehatan lainnya selalu dilakukan.

Pada waktu yang terpisah, dokter umum dr. Sumartono Kardjo mengatakan, penggunaan masker saat berkendara adalah bentuk antisipasi untuk mencegah terjadinya kontak droplet.

Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

“Masker itu hanya melindungi dari kontak droplet, tetapi tidak melindungi dari virus. Maka setelah bepergian naik sepeda motor anggap saja tubuh kita penuh dengan virus,” katanya.

Baca juga: Jajal Kenyamanan Toyota HiAce yang Disulap Jadi Motorhome

Oleh karena itu, Sumartono menyarankan sebelum melakukan kegiatan di rumah sebaiknya semua perangkat yang baru saja digunakan bepergian diganti. Seperti baju, sepatu, dan lainnya untuk segera dicuci. Setelah itu mandi menggunakan sabun yang bersih agar virus yang berpotensi menempel di tubuh dapat dibasmi.

Ia pun menambahkan, penggunaan masker saat mengendarai motor juga menjadi tindakan berjaga-jaga dari pengguna jalan lain yang tidak peduli dengan protokol kesehatan seperti meludah sembarangan di jalanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.