Masih Nekat Parkir di Trotoar Jalan, Siap-siap Denda Rp 250.000

Kompas.com - 27/06/2021, 15:01 WIB
Mobil dan sepeda motor parkir di trotoar Jalan Kemang Raya, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019). Pejalan kaki pun terganggu ketika berjalan di trotoar tersebut. KOMPAS.COM/WALDA MARISONMobil dan sepeda motor parkir di trotoar Jalan Kemang Raya, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019). Pejalan kaki pun terganggu ketika berjalan di trotoar tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai pemilik kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil, lokasi parkir jadi hal yang harus selalu diperhitungkan saat akan menuju ke suatu tempat.

Apalagi jika lokasi yang akan dituju tidak memiliki lahan parkir yang memadai. Tentu pengendara harus pintar-pintar mencari tempat untuk memarkirkan kendaraannya.

Namun jangan coba-coba untuk memarkir kendaraan di trotoar jalan. Sebab secara aturan lalu lintas, trotoar ditujukan untuk para pejalan kaki.

Baca juga: Parkir Seharian Pakai Rem Tangan, Apakah Justru Merusak

Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, mobil dan motor yang parkir di trotoar merupakan pelanggaran lalu lintas karena merenggut hak pejalan kaki.

"Sudah jelas bahwa trotoar itu bukan untuk tempat parkir, trotoar untuk pejalan kaki, fasilitas pejalan kaki itu salah satunya trotoar," katanya di Jakarta belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Trotoar yang sudah direvitalisasi di JakartaDOK. Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Trotoar yang sudah direvitalisasi di Jakarta

Jika masih nekat melakukannya, akan ada sanksi yang menanti. Menilik Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, disebutkan pada Pasal 131 ayat (1) bahwa trotoar adalah hak pejalan kaki dan tidak bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi seperti parkir kendaraan.

Baca juga: Punya Rp 70 Jutaan Dapat MPV Bekas Apa Saja di Bandung?

Lantas pada undang-undang yang sama Pasal 275 ayat (1), disebutkan mengenai sanksi yang akan dikenakan kepada pengendara yang nekat memarkir kendaraannya di trotoar.

Lebih detail, sanksi tersebut berupa pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak sebesar Rp 250.000 akibat perbuatan mengganggu fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, atau pengaman pengguna jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.