ATPM Wajib Edukasi Pengemudi Buat Bus dan Truk yang Dibeli

Kompas.com - 25/06/2021, 09:02 WIB
Semua sopir bus di Sumbar dites swab guna mendukung program New Normal. Terlihat bus NPM yang beroperasi di Sumbar -Semua sopir bus di Sumbar dites swab guna mendukung program New Normal. Terlihat bus NPM yang beroperasi di Sumbar

JAKARTA, KOMPAS.com – Kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar seperti truk dan bus memang masih terjadi di Indonesia. Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah pengemudi yang kurang menguasai kendaraan yang sedang dikemudikan.

Pengemudi hanya mengandalkan pengalaman, sehingga sering terjadi salah pengoperasian ketika mengemudikan kendaraan yang berbeda. Tentu saja hal ini bisa dicegah, dengan melakukan pendidikan kepada para pengemudi.

Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan mengatakan, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) bisa memberikan edukasi kepada pengemudi soal kendaraan yang di jual ke perusahaan.

Baca juga: Hitung Biaya Kepemilikan Hyundai Kona Electric Sampai 5 Tahun

Truk muatan bahan bangunan yang dikemudikan oleh MNA terguling di jalan Raya Alteri Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (19/6/2021) pagi Kecelakaan itu terjadi karena diduga sopir truk mengantuk hingga kendaraan yang dikemudikan hilang kendali.dokumentasi pribadi Truk muatan bahan bangunan yang dikemudikan oleh MNA terguling di jalan Raya Alteri Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (19/6/2021) pagi Kecelakaan itu terjadi karena diduga sopir truk mengantuk hingga kendaraan yang dikemudikan hilang kendali.

“Cuma ATPM yang paling bagus memberikan edukasi kepada pengemudi. Karena dia paling menguasai instrumentasi teknologi pada kendaraannya, begitu juga manual pengoperasiannya,” ucap Wildan dalam diskusi online beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi ketika perusahaan membeli kendaraan baru, pengemudi wajib dilatih oleh ATPM untuk mengusai kendaraan yang akan dikemudikan. Wildan mengatakan, prosedur seperti ini sudah dilakukan oleh Blue Bird.

Baca juga: Daftar Sedan Bekas Rp 50 Jutaan di Bandung

“Jadi Blue Bird sudah memastikan kalau pengemudinya paham dengan teknologi pada kendaraan yang dia bawa. Di maskapai penerbangan, ini sudah menjadi hal yang umum,” kata Wildan.

Jadi ATPM mengajarkan kepada para pengemudi soal product knowledge. Misalnya pre-inspection kendaraan, mengenali instrumen dasbor, sistem rem, suspensi, teknik mengemudi dalam mengemudikan kendaraan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X