Kemenhub Mau Bangun Proving Ground Terbesar di ASEAN, Ini Fasilitasnya

Kompas.com - 21/06/2021, 14:01 WIB
Pengujian Turanza T005A di proving ground pabrik Bridgestone, di Karawang, Sabtu (12/5/2018). Bridgestone IndonesiaPengujian Turanza T005A di proving ground pabrik Bridgestone, di Karawang, Sabtu (12/5/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah RI melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana membangun Proving Ground yang lengkap guna meningkatkan daya saing dan mendorong minat investasi asing untuk sektor otomotif.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, fasilitas yang akan berada di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi itu juga bisa menunjang operasional di pelabuhan sehingga meningkatkan ekspor.

"Melalui pembangunan proving ground, Balai pengujian kendaraan di Bekasi nantinya akan menjadi tempat pengujian kendaraan bermotor berstandar internasional yang terbesar di ASEAN," kata dia, Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Apa Bedanya Transmisi Matik Model Zig-zag dan Lurus?

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

Lantas, fasilitas apa saja yang akan dihadirkan? Budi menyebutkan, beberapa di antaranya adalah fasilitas uji pengereman, uji kebisingan, uji kemudi, uji kecelakaan, uji stabilitas.

Kemudian, ada juga tes speedometer, kendaraan bertenaga listrik, serta uji emisi kendaraan bermotor (emisi CO2) sebagai turunan dari PP 73/2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selain itu, fasilitas pengujian di sana nanti dibangun mirip dengan kondisi jalan sebenarnya. Yaitu, mulai dari jalan rusak, berlumpur, tergenang air, high speed test track, cross wind test, dust tunnel, skid pad, uji tabrak, dan lainnya," kata Budi.

Baca juga: Gesits Cerita Pengalaman Dipakai Driver Ojol Tiga Bulan

Uji tabrak Nissan KicksKOMPAS.com/Ruly Uji tabrak Nissan Kicks

Pembangun fasilitas uji kendaraan ini akan dilakukan melalui skema pendanaan kreatif non APBN melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Ditargetkan proses lelangnya akan dilakukan pada tahun ini dan diharapkan sudah bisa beroperasi pada tahun 2024.

"Lebih jauh, dari aspek keselamatan, pembangunan proving ground juga akan mendukung upaya peningkatan keselamatan lalu lintas jalan," ucap Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X