Ancaman Pabrikan Otomotif Imbas Perpanjangan Insentif PPnBM

Kompas.com - 16/06/2021, 07:22 WIB
Investasi terus digelontor Toyota untuk membangun merek di Indonesia. KompasOtomotif-Donny AprilianandaInvestasi terus digelontor Toyota untuk membangun merek di Indonesia.

Masih berdasarkan laporan Gaikindo, hampir semua merek mengalami penurunan produksi dan wholesales, terutama pabrikan yang mendapat relaksasi PPnBM.

Toyota dan Mitsubishi Motors misalkan, yang tercatat produksinya di Mei 2021 turun 37,2 persen dan 40 persen masing-masing. Kemudian Suzuki turun 47,9 persen, Honda 52,4 persen, serta Daihatsu 90,9 persen.

Sedangkan permintaan pasar dalam negeri yang diwakili oleh data penjualan ritel, trennya meningkat dan cenderung stabil. Yaitu, dari 77.515 unit pada Maret 2021 ke 79.499 unit di April 2021.

Kemudian satu bulan setelahnya, penurunan pasar masih cukup terkendali, yaitu hanya minus 19,3 persen menjadi 64.175 unit. Torehan ini lebih tinggi dari produksi maupun distribusi unit dari pabrik ke diler.

Baca juga: Diskon PPnBM 0 Persen Berlaku Lagi, Kapan Aturan Ini Terbit

Data tersebut sesuai dengan keadaan pasar, di mana salah satu tenaga penjual atau wiraniaga mobil Mitsubishi mengatakan bahwa kini inden Xpander masih sekitar dua bulan.

Hal serupa juga diungkapkan Business Innovation and sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy. Tapi ia meyakinkan bahwa sedang berupaya memenuhi semua permintaan pasar dengan mengoptimalkan pabrik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya, produksi kami cukup terhambat. Inden juga terjadi di beberapa daerah, bahkan hingga Juli sampai Agustus 2021. Tapi untuk model dan tipenya berbeda-beda di tiap daerah," kata dia.

"Kalau untuk Raize TSS, itu permintaannya sangat tinggi. Tapi karena terkendala supply, delivery mencapai 8-12 bulan," kata Operational Manager Auto2000, Riki Rusdion kepada Kompas.com dalam kesempatan terpisah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.