Truk Ngeblong Seruduk Motor dan Mobil di Persimpangan

Kompas.com - 11/06/2021, 10:22 WIB
Ilustrasi truk ODOL di jalan tol. KOMPAS.com/STANLY RAVELIlustrasi truk ODOL di jalan tol.

Sementara itu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menambahkan, perlambatan yang dilakukan, baik pakai rem kaki, engine brake atau rem angin (service brake) tidak akan mampu memberhentikan secara maksimal jika truk tersebut Over Dimension and Overload (ODOL).

“Contohnya, truk dengan tonase 11 ton dalam kecepatan 30 kpj, dengan spekulasi rem bagus, aspal bagus, pengemudi bagus, ban bagus, ketika di rem kuat-kuat truk baru berhenti 75 meter,” ucap Jusri.

Jadi bisa dibayangkan, jika kendaraan kita baik itu mobil atau motor berada di depan truk ODOL. Bukan tidak mungkin akan terjadi diseruduk dari belakang, jika ada keadaan darurat yang memaksa mesti berhenti mendadak.

“Kalau truk over dimension, ruang gerak pengemudi truk juga terbatas, dia tidak akan dinamis. Rem akan mengalami penyusutan karena panas. Lama-lama bisa blong,” kata dia.

Baca juga: Penjualan Mobil Bergerak Positif, Target Tahunan Bisa Tercapai

Kejadian truk menabrak kendaraan karena diduga rem blong semakin banyak. Namun, Jusri mengatakan. bisa saja yang terjadi bukan karena remblong, sebab pabrikan truk pasti sudah memperhitungkan kemampuan rem.

“Tetapi karena truk tidak bisa melakukan perlambatan akibat daya dorong muatan. Karena banyak pengemudi truk yang memang sering abai mengenai keselamatan,” ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.