Benarkah Belajar Mengendarai Motor Lebih Baik Mulai dari Motor Bebek?

Kompas.com - 06/06/2021, 17:11 WIB
Ilustrasi Honda Supra Fit keluaran 2006 bukalapak.comIlustrasi Honda Supra Fit keluaran 2006

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor sebagai kendaraan roda dua jadi moda transportasi yang paling umum ditemui di jalanan Indonesia.

Dimensi sepeda motor yang lebih kecil dari kendaraan bermotor lain membuatnya mudah bermanuver di keramaian lalu lntas maupun gang-gang di perkampungan.

Mempelajari teknik berkendara sepeda motor pun relatif lebih mudah dibanding belajar mengemudikan mobil.

Umumnya orang akan lebih cepat mahir mengendarai sepeda motor dibandingkan dengan mengemudikan mobil.

Saat akan belajar teknik mengendarai sepeda motor, ada asumsi yang mengatakan bahwa lebih baik dimulai dengan belajar mengendarai motor bebek terlebih dahulu.

Baca juga: Tarif Bus Patas PO Efisiensi Jawa Tengah dan Jogja Jalur Selatan

Honda RevoFoto: Wahana Honda Revo

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasannya, saat sudah mahir mengendarai motor bebek, maka lebih cepat belajar mengendarai skuter matik (skutik) yang dianggap memiliki tingkat kesulitan lebih rendah.

Selain itu ketika sudah menguasai teknik mengendarai motor bebek, akan lebih mudah memahami teknik mengendarai motor sport atau motor kopling.

Ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (6/6/2021), Agus Sani selaku Head of Safety Riding Promotion Wahana menjelaskan bahwa tingkat kesulitan belajar mengendarai motor bebek dan skutik sama saja.

"Sebenarnya sama saja, keterampilan orang dalam menguasai kendaraan berbeda-beda. Ada yang mudah belajar, ada yang butuh waktu lama," ungkap Agus.

Baca juga: Jadwal MotoGP Catalunya 2021, Balapannya Maju Sejam

Karena praktis tak sedikit yang menyepelekan cara mengendarai skutikFoto: Wahana/Istimewa Karena praktis tak sedikit yang menyepelekan cara mengendarai skutik

Ia menjelaskan bahwa skutik memang lebih mudah dipelajari karena hanya mengandalkan kedua tangan untuk mengoperasikannya.

Namun ada pula yang beranggapan motor bebek lebih mudah dioperasikan karena rem belakangnya berbentuk pedal yang diinjak, bukan tuas yang ditarik tangan.

Dengan kata lain, asumsi bahwa lebih baik menggunakan motor bebek sebagai sepeda motor pertama untuk belajar tidak bisa sepenuhnya dikatakan benar.

Sebab tiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda mengenai level kemudahan dalam belajar berkendara sepeda motor.

"Menurut saya apapun jenis tipe motornya sebaiknya pelajari dulu dasar-dasar berkendara seperti cara kerja motor yang akan dikendarai, kelengkapan riding gear-nya, lalu pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas. Kemudian masuk ke teknik berkendaranya mulai dari buka tutup gas, keseimbangan, dan pengereman," kata Agus lebih lanjut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X