Begini Prosedur Keselamatan Penumpang Saat Bus Terbakar

Kompas.com - 06/06/2021, 11:41 WIB
Situasi paska kejadian kecelakaan beruntun di tol kalikangkung, Sabtu (28/12/2019) malam. KOMPAS.com/istimewaSituasi paska kejadian kecelakaan beruntun di tol kalikangkung, Sabtu (28/12/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu kecelakaan yang terjadi pada bus adalah bus terbakar. Sumber dari api yang menyebabkan bus terbakar biasanya dari komponen kelistrikan yang mengalami korsleting dan ada sumber api seperti kertas yang membuat api semakin besar.

Kebakaran bus juga bisa terjadi saat bus sedang berjalan atau mengangkut penumpang. Tentu saja jika kebakaran ini terjadi, semua penumpang jadi panik dan kadang melakukan hal yang salah, jadi mengurangi risiko selamat.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, ada beberapa prosedur yang bisa dilakukan penumpang ketika bus yang dinaikinya mengalami kebakaran.

Baca juga: Keren, Lihat 2 Warna Baru Yamaha Nmax Malaysia

Sebuah bus terbakar di Jalan tol Jagorawi, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2020)Dok Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Sebuah bus terbakar di Jalan tol Jagorawi, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2020)

“Pertama dan yang paling penting adalah tidak panik. Lalu mengingatkan pengemudi untuk segera berhenti di tempat yang aman,” ucap Jusri kepada Kompas.com, Sabtu (5/6/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, ingatkan juga penumpang lainnya untuk tidak panik. Jusri mengatakan, jika sudah panik, maka kondisi di kabin akan kacau dan berujung petaka.

Kemudian, selama proses kendaraan berhenti dan asap sudah pekat, pecahkan kaca-kaca yang ada.

“Memecahkan kaca ini dilakukan untuk mendapatkan udara. Kemudian jika di kabin tidak ada APAR atau tidak bisa digunakan, pakai baju atau kain yang sudah dibasuh dengan air untuk memadamkan api, jangan cuma disiram air,” kata Jusri.

Baca juga: MPV Murah Ramai-ramai Naik Harga Bulan Ini, Berikut Daftarnya

Baju yang basah bertujuan untuk mempersempit oksigen yang ada, sehingga api dapat mati. Kemudian jika kaca tidak bisa dipecahkan, pintu sulit dibuka, penumpang bisa tiarap agar bisa menghirup udara, bukan asap.

Terakhir, jika kondisi sudah aman dan bisa keluar, segera menjauh dari bus. Khawatir api yang membakar bus semakin besar sehingga bisa berbahaya jika ada penumpang di dekatnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X