Lebih Detail, Ini Teknik Mengerem Truk Saat di Turunan

Kompas.com - 30/05/2021, 16:21 WIB
Sejumlah kendaraan truk angkutan tambang sedang melintasi jalan umum yang membentang di empat wilayah seperti Kecamatan Rumpin, Parung, Gunung Sindur, hingga Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah kendaraan truk angkutan tambang sedang melintasi jalan umum yang membentang di empat wilayah seperti Kecamatan Rumpin, Parung, Gunung Sindur, hingga Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam berkendara, sistem pengereman jadi salah satu bagian yang vital. Sebab, sistem rem yang prima jadi salah satu kunci keselamatan di jalan.

Untuk kendaraan niaga seperti truk, mengerem tidak sesederhana injak pedal sedalam-dalamnya. Ada teknik mendetail agar sopir dapat mengurangi kecepatan truk dengan stabil dan aman.

Ahmad Wildan selaku Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menjelaskan, ada langkah-langkah yang harus dilakukan sopir truk saat memulai proses mengerem di turunan.

Baca juga: Ini Syarat dan Cara Blokir STNK Secara Online

Bimbingan teknis pengemudi truk yang dilaksanakan BPTJ dan KNKTDOK. KNKT Bimbingan teknis pengemudi truk yang dilaksanakan BPTJ dan KNKT

Dalam materi bimbingan teknis yang dibagikan Wildan, Sabtu (29/5/2021), sebelum memasuki jalanan menurun, turunkan transmisi hingga yang paling rendah, gigi 2 atau 1. Mulai lepas tekanan pada pedal gas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wajib diingat, jangan pernah memposisikan perseneling pada posisi netral ketika truk memasuki jalan turunan.

Sebab laju truk bisa tidak terkendali dan tidak ada engine brake yang membantu memperlambat kecepatan.

Atur RPM pada kisaran 2.000-3.000 dengan exhaust brake dan rem gas buang. Apabila rem gas buang belum mampu menahan RPM 2.000-3.000, gunakan rem utama dengan menginjak pedal.

Saat jarum penanda RPM sudah sesuai dengan yang dikehendaki, lepas pedal rem utama dan mainkan exhaust brake. Ulangi prosedur itu sampai posisi aman.

Baca juga: Catat, Ini Besaran Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor

Jika truk dilengkapi dengan retarder, gunakan level retarder yang sesuai dengan tingkat penggunaan dan pastikan putaran mesin pada angka RPM yang telah dijelaskan sebelumnya.

Zona warna sebagai panduan pada takometerAhmad Wildan Zona warna sebagai panduan pada takometer

Pada takometer sebagai penunjuk RPM, ada zona-zona warna yang wajib diperhatikan. Atur agar jarum penunjuk RPM berada pada zona yang sesuai dengan kondisi saat berkendara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.