Kompas.com - 26/05/2021, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Jalan raya memang dipenuhi oleh berbagai karakter pengemudi, ada yang agresif, tidak sedikit juga yang tenang dan santai. Namun, ada saja kelakuan pengemudi yang berbahaya di jalanan, salah satunya dikenal dengan brake check.

Brake check ini biasa dilakukan pengemudi yang agresif dengan mengerem mendadak di depan kendaraan lain. Tentu saja hal ini sangat berbahaya karena bisa saja membuat seseorang celaka.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, ada beberapa penyebab seseorang melakukan brake check terhadap pengemudi lain.

Baca juga: Penyekatan Arus Balik Diperpanjang, Berikut 14 Pos di Jabodetabek

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

 

“Misalnya dia diikuti oleh pengemudi lain yang terlalu dekat dengannya. Tujuan brake check menurutnya adalah supaya kendaraan di belakangnya kaget dan menjauh,” ucap Sony kepada Kompas.com, Selasa (25/5/2021).

Selain itu, brake check juga menjadi ungkapan kekesalan karena jalannya dihalangi. Jadi setelah menyalip kendaraan yang menghalangi, dia mengerem secara mendadak di depannya sebagai bentuk kekesalan atau provokasi.

“Perlu diingat, kita tidak bisa memberikan pelajaran dalam waktu sesaat. Jadi tidak perlu lakukan brake check di depan orang lain karena dia melakukan kesalahan,” kata Sony.

Baca juga: Mengapa Sedan Jarang Punya Wiper Belakang

Sony mengatakan, brake check ini sangat berbahaya karena tidak terukur. Misalnya, pelaku tidak tahu sejauh mana pengemudi di belakangnya mampu menghindar. Bahkan kalau dilakukan dengan ekstrem, tabrakan beruntun bisa saja terjadi.

“Tindakan brake check termasuk kategori agresif, karena yang bersangkutan sudah tahu risikonya bisa konflik. Dia pikir dengan melakukan brake check sudah kasih pelajaran,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.