Cara Bayar Pajak Kendaraan Lima Tahunan

Kompas.com - 25/05/2021, 16:21 WIB
Loket yang berada di lantai dasar, untuk mengambil STNK baru. Ghulam/OtomaniaLoket yang berada di lantai dasar, untuk mengambil STNK baru.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap pemilik kendaraan diwajibkan untuk membayar pajak kendaraan bermotor setiap satu tahun sekali.

Setiap lima tahun sekali akan ada perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan disertai dengan penggantian Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) baru.

Berbeda dengan pembayaran pajak satu tahunan yang dapat dilakukan secara online, membayar pajak lima tahunan harus datang ke kantor Samsat induk setiap daerah. Pemilik kendaraan harus membawa kendaraan yang bersangkutan untuk dilakukan tes fisik.

Baca juga: ZX-25R Celaka, Nikung Sambil Tangan Nyentuh Aspal

Untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan lima tahunan, alur yang pertama yakni harus menyiapkan syarat pembayaran.

Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk membayar pajak lima tahunan yakni sebagai berikut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • STNK Asli dan Foto Copy
  • BPKB Asli dan Foto Copy (BPKB Asli diperlihatkan ke petugas).
  • KTP Asli dan Foto Copy KTP Pemilik sesuai data identitas kendaraan (untuk kendaraan atas nama perorangan)
  • Foto Copy Domisisi Perusahaan, NPWP Perusahaan, SIUP Perusahaan dan TDP Perusahaan (untuk kendaraan atas nama perusahaan)
  • Surat kuasa, apabila memberi kuasa kepada pihak lain untuk melakukan pengurusan. Untuk kendaraan atas nama perusahaan, Surat Kuasa diatas Kop Surat Perusahaan, ttd pemberi kuasa dan stempel perusahaan diatas materai (*melampirkan Foto Copy KTP Pemberi Kuasa)
  • Cek Fisik Kendaraan

petugas melakukan cek fisik kendaraan yang pajak lima tahunan di Samsat Kota Soloari petugas melakukan cek fisik kendaraan yang pajak lima tahunan di Samsat Kota Solo

Setelah persyaratan lengkap, pemilik kendraaan dapat langsung melakukan pendaftaran di loket bagian cek fisik.

Di loket ini, wajib pajak akan mendapatkan formulir yang harus diisi sesuai dengan data kendaraan maupun pemilik kendaraan.

Kemudian dilakukan cek fisik kendaraan. Adanya proses cek fisik ini yang mengharuskan wajib pajak membawa kendaran yang akan dibayarkan pajaknya.

Cek fisik kendaraan akan dilakukan oleh petugas yang sudah bersedia si kantor samsat. Cek fisik meliputi pengecekan nomor rangkan dan nomor mesin kendaraan.

Baca juga: Catat, Ini Syarat Bayar Pajak Kendaraan 1 Tahunan

Setelah cek fisik dan petugas sudah menggesek nomor rangka dan nomor mesin, kemudian salinan nomor mesin dan nomor rangka akan ditempelkan di form yang sudah diisi di awal.

Tahap selanjutnya yakni menyerahkan berkas ke bagian fiskal. Pengecekan berkas akan dilakukan oleh petugas untuk memastikan syarat dan juga data kendaraan sesuai. Setelah selesai, berkas akan diserahkan kembali ke wajib pajak.

seorang wajib pajak menunggu berkas di depan loket fiskal di kantor Samsat Kota Soloari purnomo seorang wajib pajak menunggu berkas di depan loket fiskal di kantor Samsat Kota Solo

Selanjutnya, pemilik kendaraan menuju ke bagian administrasi untuk melakukan pembayaran pajak lima tahunan.

Untuk biaya pajak lima tahunan, selain pajak pokok kendaraan ada biaya tambahan yakni biaya admisnistrasi STNK sebesar Rp 100.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 200.000 untuk kendaraan roda empat.

Baca juga: Enggak Perlu Antre, Begini Cara Perpanjangan SIM secara Online

Selain itu pemilik kendaraan juga membayar biaya untuk penerbitan TNKB baru sebesar Rp 60.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 100.000 untuk kendaraan roda empat.

Setelah melakukan administrasi pembayaran, wajib pajak harus menunggu terlebih dahulu untuk mengambil TNKB baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.