Jika Terlibat Kecelakaan, Tidak Perlu Bertengkar

Kompas.com - 21/05/2021, 12:12 WIB
Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pengendara sepeda motor di sebuah persimpangan jalan di Probolinggo. instagram.com/agoez_bandz4Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pengendara sepeda motor di sebuah persimpangan jalan di Probolinggo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selalu ada risiko kecelakaan di jalan. Bahkan ketika kita sudah mematuhi aturan rambu-rambu lalu lintas yang ada.

Tidak jarang pula suatu kecelakaan berlanjut pada munculnya perdebatan hingga konflik antar pengendara yang terlibat. Hal ini bisa terjadi karena pengendara merasa dirinya yang paling benar.

Belum lama ini beredar video rekaman CCTV yang memperlihatkan kecelakaan yang melibatkan dua pengendara sepeda motor di persimpangan.

Baca juga: Jangan Lupa, Masa Berlaku SIM Bukan Berdasarkan Tanggal Lahir Lagi

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official (@agoez_bandz4)ke

Kecelakaan ini disebabkan salah satu pengendara menerobos lampu merah dan menabrak pengendara lainnya. Tidak terima, pengendara yang ditabrak memulai pertengkaran dengan menyerang si penerobos lampu merah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Budiyanto selaku pengamat masalah transportasi menilai, perdebatan atau konflik ketika terlibat kecelakaan merupakan suatu hal yang kontra produktif.

“Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang tidak terduga dan tidak disengaja. Kecelakaan bisa disebabkan karena manusia, kendaraan, jalan, ataupun lingkungan. Sebaiknya yang terlibat kecelakaan menghindari perdebatan,” kata Budiyanto kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kenapa Harus Injak Rem Sebelum Menyalakan Mesin Mobil Transmisi Matik?

Ilustrasi perkelahian di jalanIstimewa Ilustrasi perkelahian di jalan

Petugas yang berwenang akan memproses penyidikan terkait detil kecelakaan yang terjadi. Oleh karena itu, sebaiknya menghindari konflik antar pengguna jalan.

“Serahkan penanganan kecelakaan lalu lintas kepada penyidik kepolisian yang membidangi atau mengemban fungsi lalu lintas dan angkutan Jalan,” kata Budiyanto menambahkan.

Selain itu, dari sisi aturan perundang-undangan, telah ditulis mengenai hal-hal yang wajib dilakukan oleh pengguna jalan yang terlibat kecelakaan. Lebih detail, hal tersebut tertulis dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 231 (1).

Dalam ayat pasal tersebut, pengendara yang terlibat kecelakaan wajib:

  • Menghentikan kendaraan yang dikemudikan.
  • Memberikan pertolongan kepada korban.
  • Melaporkan kecelakaan kepada Kepolisian terdekat.
  • Memberikan keterangan terkait dengan kejadian kecelakaan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.