Beda Jalan Toyota dan Honda Soal Pengembangan Mobil Listrik

Kompas.com - 19/05/2021, 18:01 WIB
Honda e:Prototype yang digadang-gadang menjadi HR-V versi listrik CARSCOOPS.comHonda e:Prototype yang digadang-gadang menjadi HR-V versi listrik
|

“Pembuat mobil telah menegaskan kembali bahwa konsumenlah yang memilih teknologi apa yang mereka inginkan,” kata Sugimoto.

Tetapi Sanshiro Fukao, rekan senior di Itochu Research Institute, mengatakan, Honda lebih realistis dalam pendekatan ramah lingkungan dan selaras dengan perkembangan zaman.

Baca juga: Video Viral, Parkir Motor di Jalur Penyelamat Menantang Bahaya

Karena dekarbonisasi melalui kendaraan listrik menjadi dasar pemikiran internasional saat ini untuk mengurangi emisi.

“Ini adalah pertanyaan apakah pembuat mobil dapat menangani peraturan politik luar negeri atau tidak," kata Fukao, dalam kesempatan yang sama.

Pernyataan Fukao merujuk pada aturan Uni Eropa yang menyetujui penilaian total emisi karbon dioksida dari proses pembuatan baterai.

Baca juga: Kapan Kampas Rem Mobil Harus Diganti? Ini Cara Mengeceknya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi baterai pada mobil listrik yang dikemas dalam komponen yang amanelectrec.co Ilustrasi baterai pada mobil listrik yang dikemas dalam komponen yang aman

Uni Eropa juga bersiap untuk memperkenalkan apa yang disebut mekanisme penyesuaian pembatasan karbon dengan menaikkan biaya impor dari negara-negara yang dianggap berbuat terlalu sedikit untuk mengurangi emisi.

Amerika Serikat kabarnya sedang mempertimbangkan untuk mengikuti hal ini. Tak heran jika Honda bergerak maju untuk mengurangi beban ini, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi ekspor dari Jepang.

Fukao juga menambahkan, walaupun penjualan mobil hybrid akan mendapat untung dalam lima tahun mendatang. Namun argumen Presiden Toyota Akio Toyota yang tidak mau terburu-buru dalam penjualan EV, jelas tidak sejalan dengan industri global.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.