Polisi Klaim Penyekatan Efektif, Pemudik ke Jawa Turun 74 Persen

Kompas.com - 15/05/2021, 09:22 WIB
Kendaraan yang melintasi penyekatan di jalan tol saat larangan mudik Lebaran 2021 JASA MARGAKendaraan yang melintasi penyekatan di jalan tol saat larangan mudik Lebaran 2021

BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian RI lewat Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, penyekatan mudik sejak 6 Mei 2021 mampu meredam angka pemudik.

Istiono mengatakan, selama delapan hari operasi penyekatan mudik, jumlah pemudik yang menuju Jawa turun sampai 74 persen.

Baca juga: Cerita Lady Biker Touring Pakai Himalayan dari Jakarta sampai Bali

"Saya sampaikan bahwa operasi ketupat 2021 hari ke-8, volume arus mudik kemarin turun yang menuju Jawa lebih kurang 74 persen, yang menuju Jabar turun 100 persen, menuju Merak turun 45 persen,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (15/5/2021).

Kakorlantas Polri Irjen Pol IstionoFoto: NTMC Polri Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono

Berdasarkan data analisis dari Kementerian Perhubungan sempat memperkirakan mudik tahun ini akan berjumlah 23 juta orang. Namun, dari data terakhir yang diterima hanya 1,5 juta orang yang keluar wilayah Jabodetabek.

Istiono mengatakan, sosialisasi peniadaan mudik pada saat operasi keselamatan pada 24 April sampai 5 Mei 2021 terbukti efektif. Selain itu penyekatan di 381 titik juga berjalan maksimal.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perawatan Aki Motor Agar Tetap Awet

“Ini artinya kesadaran masyarakat sudah bagus dan langkah-langkah tindakan kita untuk melakukan pencegahan baik melalui sosialisasi maupun langkah penyekatan di lapangan sangat efektif untuk kita lakukan,” ujarnya.

Pemudik sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.WAHYU PUTRO A Pemudik sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.

Istiono mengatakan, selama peniadaan mudik sebanyak 600 ribu kendaraan diputarbalik karena terindikasi mudik. Sedangkan 600 Travel gelap ditindak tegas.

“Total selama 8 hari kita putarbalikan 600 ribu kendaraan. Travel gelap yang kita tindak tegas ada 600 kendaraan,” katanya.

Korlantas menyiapkan 381 titik penyekatan untuk mendukung kebijakan peniadaan mudik pada 6-17 Mei 2021. Kini fokus pada pengamanan arus Balik lebaran 2021.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X