Incar Kendaraan Pribadi, Tes Acak Antigen Diperbanyak saat Arus Balik

Kompas.com - 15/05/2021, 08:22 WIB
Petugas Kepolisian menghalau pemudik motor yang melawan arus untuk menghindari posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H petugas gabungan dari TNI,Polri, Dishub dan Satpol PP memperketat penjagaan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHPetugas Kepolisian menghalau pemudik motor yang melawan arus untuk menghindari posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H petugas gabungan dari TNI,Polri, Dishub dan Satpol PP memperketat penjagaan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengantisipasi arus balik saat larangan mudik, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Satgas Covid-19, akan mengetatkan kegiatan random tasting antigen untuk kendaraan pribadi.

Langkah ini diambil sebagai skrining yang akan masuk ke Jakarta, khususnya bagi yang melakukan perjalanan saat larangan mudik ke luar wilayah aglomerasi, terlebih adanya peningkatakan kasus Covid-19 yang terjadi di Pulau Sumatera.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, random testing untuk kendaraan pribadi berlaku untuk sepeda motor dan mobil.

Baca juga: Masih Ratusan Ribu Pemudik yang Mengeyel Terobos Pos Penyekatan

"Untuk dari Lampung ke Jakarta itu sudah final, sudah mandatori kita lakukan di Bakauheni, jadi wajib sebelum masuk ke Jakarta kita akan tes pakai antigen, sudah diusulkan juga di rest area sebelum pelabuhan," ucap Budi dalam konferensi pers Antisipasi Mobilitas Penduduk Pasca-Idul Fitri via Youtube BNPB, Kamis (13/5/2021).

Pemudik menggunakan sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.WAHYU PUTRO A Pemudik menggunakan sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.

Budi menegaskan semua masyakarat yang nanti akan kembali ke Jakarta atau wilayah Jabodetabek saat arus balik, akan dilakukan pengetesan dengan rapid test antigen, tak lagi menggunakan GeNose.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk pemudik yang menggunakan motor, selain yang berasal dari Sumatera dan Lampung, konsentrasi juga dipusatkan yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Beberapa lokasi untuk random testing antigen pemudik yang menggunakan motor, akan dilakukan di Jembatan Timbang Balonggandu yang berada di daerah Karawang, Jawa Barat.

Selain itu, ada di Pos Tegalgubuk Susukan dari arah Palimanan ke Jatibarang. Sementara satu lagi, Budi mengatakan diusulkan testing untuk yang datang dari wilayah Indramayu ke arah Jatibarang.

Baca juga: Pergerakan Arus Balik Larangan Mudik Diprediksi pada 16 Mei 2021

Petugas kepolisian memeriksa dokumen pengendara motor yang melintas dari arah Jakarta menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak di pintu Gerbang Tol Merak, Banten, Kamis (6/5/2021) dini hari. Pemeriksaan tersebut terkait larangan mudik Lebaran 2021 yang dimulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei sebagai upaya mengantisipasi risiko peningkatan kasus penularan COVID-19 jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Petugas kepolisian memeriksa dokumen pengendara motor yang melintas dari arah Jakarta menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak di pintu Gerbang Tol Merak, Banten, Kamis (6/5/2021) dini hari. Pemeriksaan tersebut terkait larangan mudik Lebaran 2021 yang dimulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei sebagai upaya mengantisipasi risiko peningkatan kasus penularan COVID-19 jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

"Dengan demikian, masyarakat yang menggunakan motor dan akan masuk ke wilayah Jabodetabek melalui jalan nasional akan kena di tiga titik tadi," ujar Budi.

"Kemudian untuk di jalan tol, kami megusulkan ada di 21 titik tempat yang dijadikan lokasi pengetesan masyarakat yang menggunakan jalan tol atau kendaraan roda empat pribadi," kata Budi.

Lokasinya akan tersebar di 13 titik pengetesan akan ditempatkan rest area, lalu ada juga yang di pintu-pintu masuk tol, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Baca juga: H-1 Lebaran, 431.768 Kendaraan Telah Melintas di Tol Trans-Sumatera

Pemudik yang dari Banten atau Pelabuhan Merak menuju Jakarta via tol, juga akan dua titik pengetesan Covid-19 melalui antigen yang ditempatkan di rest area. 

Kendaraan yang melintasi penyekatan di jalan tol saat larangan mudik Lebaran 2021JASA MARGA Kendaraan yang melintasi penyekatan di jalan tol saat larangan mudik Lebaran 2021

"Intinya masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat dari wilayah Banten lewat Tol Merak-Jakarta, termasuk dari Jawa Tengah, Jawa Barat, sampai Jakarta itu akan kita lakukan pengetesan baik di rest area atau kemudian di pintu-pintu tol utama," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X