Mengenal Istilah Gurah Mesin pada Mobil

Kompas.com - 09/05/2021, 16:21 WIB
Ilustrasi ruang pembakaran mesin yang masih menyimpan carbon deposit dengan yang sudah dibersihkan. Kompas.com/Alsadad RudiIlustrasi ruang pembakaran mesin yang masih menyimpan carbon deposit dengan yang sudah dibersihkan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sering ditemui di bengkel umum ada yang menawarkan fasilitas "gurah mesin" untuk mobil dengan bahan bakar bensin. Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui tentang istilah tersebut.

Gurah Mesin merupakan istilah yang digunakan oleh bengkel mobil umum untuk menyebut preses pembersihan kerak karbon (Carbon Cleaner Engine) untuk mobil dengan bahan bakar bensin.

Ini merupakan proses pembersihan ruang bakar mesin dari kotoran karbon dan endapan kotoran lainnya.

Baca juga: Bahas Kabin Toyota Innova Langka yang Cuma 50 Unit di Dunia

Dealer Technical Support Dept. Head PT. Toyota Astra Motor Didi Ahadi mengatakan, ada beberapa penyebab timbulnya endapan kerak karbon pada mesin mobil yang membuat performa mesin menurun dan bisa dikatakan knocking atau mesin mengelitik.

Kondisi kepala silinder rusakfsae.com Kondisi kepala silinder rusak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kerak karbon itu biasanya muncul akibat penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan oktan yang telah direkomendasikan. Misalnya kendaraan yang harusnya menggunakan oktan 92 sering mengunakan bahan bakar dengan oktan lebih rendah," kata Didi kepada Kompas.com, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: PO Rosalia Indah Tambah Bus Tingkat Saat Larangan Mudik 2021

Selain penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan oktan yang dianjurkan, penumpukan kerak karbon juga bisa disebabkan karena setingan pengapian yang tidak pas.

Cara kerja dari gurah mesin yakni dengan menggunakan cairan kimia khusus dan pembersih karbon yang dimasukkan ke dalam mesin melalui saluran oli.

Selanjutnya cairan akan diputar bersama oli mesin untuk merontokkan kerak yang ada di mesin. Kemudian dikuras kembali sehingga kotoran ikut keluar.

Ilustrasi mengecek kondisi oli mesin mobil (Shutterstock/r.classen) Ilustrasi mengecek kondisi oli mesin mobil

Dalam proses pengurasan atau pembersihan, harus dipastikan cairan kimia dan kerak karbon keluar semua dan mesin dalam keadaan bersih.

Baca juga: Berpapasan dengan Mobil Lain di Tanjakan, Mana yang Harus Didahului?

"Sisa cairan kimia itu takutnya tidak terbakar, sehingga nanti akan menimbulkan efek seperti water hammer karena tidak bisa terbakar dan tidak bisa dikompresi. Hal itu bisa mengakibatkan piston jadi bengkok," ucap Didi.

Disarankan untuk memilih bengkel yang sudah terpercaya untuk melakukan pembersihan kerak karbon. Pemilihan cairan kimia yang digunakan juga harus dengan kualitas yang bagus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.