Malam Ini Polisi Mulai Operasikan 381 Titik Penyekatan Larangan Mudik

Kompas.com - 05/05/2021, 14:12 WIB
Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIPetugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Republik Indonesia akan memulai penyekatan aktivitas mudik di berbagai titik selama masa larangan mudik lebaran yang berlangung pada 6-17 Mei 2021, malam ini.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan 381 posko penyekatan akan secara resmi beroperasi mulai pukul 00.00 WIB nanti.

"Terdapat 381 Titik penyekatan mulai aktif pukul 24.00 nanti malam. Diharapkan, masyarakat tidak kucing-kucingan melakukan mudik," katanya dalam diskusi daring, Rabu (4/5/2021).

Baca juga: Ini 8 Kawasan yang Boleh Mudik Lokal pada 6-17 Mei 2021

Sejumlah petugas gabungan saat melakukan sosialisasi di masa pengetatan larangan mudik Lebaran di check point Bundaran Waru Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021)KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN Sejumlah petugas gabungan saat melakukan sosialisasi di masa pengetatan larangan mudik Lebaran di check point Bundaran Waru Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021)
 

Arief mengingatkan, mudik kucing-kucingan akan merugikan masyarakat sendiri karena membuang energi melakukan perjalanan namun tidak bisa sampai tempat tujuan.

Sebab, seluruh perbatasan telah dijaga ketat sehingga tak ada celah bagi masyarakat untuk mudik selama melakukan Operasi Ketupat 2021 atau periode larangan mudik lebaran.

Adapun titik penyekatan itu akan tersebar dari wilayah Sumatera Selatan hingga Bali dengan rincian, Polda Sumsel 10 titik, Polda Lampung 9 titik, Polda, Polda Banten 16 titik, dan Polda Metro Jaya 14 titik.

Kemudian, ada di Polda Jawa Barat 158 titik, Polda Jawa Tengah 85 titik, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta 10 titik, Polda Jawa Timur 74 titik, serta Polda Bali 5 titik.

"Dari seluruh jalur yang ada, bisa saja dia lewat jalur tikus tapi jalur tikus itu tidak akan mungkin sampai ke lubang bawah tanah kan," ucap Arief.

Baca juga: Jasa Marga Tutup Tol Layang MBZ Jakarta-Cikampek Saat Larangan Mudik

Ilustrasi mudikGALIH PRADIPTA Ilustrasi mudik
 

Pasti akan ketemu jalur-jalur di mana merupakan jalur utama yang mau tidak mau harus lewat di situ. Pasti akan ketahuan dari penyekatan-penyekatan yang kita lakukan," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Arief juga meminta masyarakat berdiam diri di rumah dan mengikuti kebijakan larangan mudik yang telah dicanangkan oleh pemerintah karena pilihan terbaik selama masa pandemi Covid-19.

Diketahui, Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran selama 12 hari terhitung sejak 6-17 Mei 2021. Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan virus corona alias Covid-19.

Polisi pun telah menyiagakan total 155.000 personel gabungan yang akan melakukan penyekatan kendaraan selama masa larangan mudik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X