Bridgestone dan Lightyear Kolaborasi Ciptakan Ban Mobil Listrik Bertenaga Surya

Kompas.com - 05/05/2021, 10:57 WIB
Lightyear One, mobil listrik bertenaga surya pertama dari Lightyear yang mampu menembus jarak tempuh 725 km dok.BridgestoneLightyear One, mobil listrik bertenaga surya pertama dari Lightyear yang mampu menembus jarak tempuh 725 km

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan ban Bridgestone mengumumkan kerjasama ekslusif dengan Lightyear dalam menciptakan ban khusus untuk kendaraan listrik tenaga surya jarak jauh pertama di dunia, Lightyear One.

Direncanakan, untuk dapat hadir secara komersial pada akhir tahun ini mobil tersebut diklaim menawarkan jarak tempuh hingga 725 kilometer dengan energi lebih hemat 3x lipat dibanding kendaraan sejenis.

Di samping itu, energi mobil juga bakal langsung diisi oleh sinar matahari melalui atap surya yang besar sehingga bisa meminimalisir emisi karbon sekaligus memaksimalkan efisiensi.

Baca juga: Abai Bersihkan Filter Udara, Bisa Bikin Mobil Boros Bahan Bakar

 

Guna mencapai performa yang luar biasa tersebut, perusahaan mobilitas asal Belanda ini telah melewati batasan-batasan teknologi kendaraan terkini. Dirancang dengan mengambil koefisien aerodinamis terbaik dari setiap mobil yang sudah diproduksi.

Untuk mendukung kinerja unik itu dan lebih meningkatkan efisiensi, Lightyear membutuhkan ban yang menawarkan hambatan gulir yang sangat rendah dan berat ringan guna menghemat masa pakai baterai, memaksimalkan jarak tempuh kendaraan, dan mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam hal ini lah Bridgestone dengan pengalamannya selama 90 tahun di industri ban bakal menjawab tantangannya melalui Turanza-Eco yang dibuat khusus.

Ban menggabungkan teknologi evolusioner ban ringan ENLITEN dan teknologi ologic untuk pertama kalinya.

Teknologi ini dapat mengurangi bobot melalui penggunaan bahan mentah selama proses produksi, sekaligus mengurangi hambatan gelinding melalui desain telapak inovatif, diameter yang lebih besar, tekanan inflasi tinggi, dan desain ramping.

Baca juga: Pebalap Federal Oil Moto2 Ungkap Beda Sasis Kalex dan Speed Up

Ilustrasi ban mobil. PIXABAY/E BOUWEN Ilustrasi ban mobil.

Hambatan gulir yang sangat rendah juga mempengaruhi berat baterai yang lebih ringan bagi Lightyear One. Hasilnya, ban Turanza Eco mampu meningkatkan jarak tempuh jika dibandingkan dengan ban alternatif khusus Bridgestone Electric Vehicle (EV) lainnya.

Serta, mampu mengurangi bobot baterai sebesar lebih dari 90kg 1. Tidak hanya itu, dispersi silika di dalam ban juga ditingkatkan sehingga terjadi pengurangan keseluruhan berat ban per kendaraan sebesar 3,6kg 2 atau sekitar 10 persen, tanpa mengorbankan jarak tempuh 3 dan cengkeraman ban.

Untuk pertama kalinya, simbol ban EV Bridgestone akan terpasang pada dinding samping ban Turanza Eco. Simbol Bridgestone EV diterapkan pada ban yang dibuat khusus untuk kendaraan listrik.

Simbol ini juga menunjukkan bahwa ban tersebut menjalani proses pengujian yang ketat untuk mendapatkan persetujuan dari produsen mobil.

Hasilnya, ban mendukung fitur unik kendaraan listrik dan memenuhi persyaratan pabrikan mobil untuk daya baterai, kontrol kendaraan, dan masa pakai ban.

Adapun dalam prosesnya, Bridgestone memanfaatkan teknologi pengembangan ban secara virtual yang memungkinkan simulasi kinerja ban yang akurat tanpa harus memproduksi dan mengujinya secara fisik terlebih dahulu.

Hal ini dapat menghemat hingga 40.000 kilometer saat pengujian pada mobil di luar ruangan di kehidupan nyata. Jadi, dapat memangkas waktu pengembangan produk dan pengujian ban di luar ruangan hingga 50 persen.

Baca juga: Jangan Asal, Pakai Lampu Dim pada Mobil juga Ada Etikanya

Ilustrasi mobil listrik.The Guardian Ilustrasi mobil listrik.

“Lightyear terkesan dengan pendekatan Bridgestone terhadap mobilitas berkelanjutan sejak kami terlibat dalam proyek Bridgestone World Solar Challenge, membuat kami bersemangat untuk berperan dalam proyek Lightyear One," kata Emilio Tiberio, COO & CTO Bridgestone EMIA (Europe, Russia, Middle East, India and Africa) dalam keterangannya, Rabu (5/5/2021).

"Bridgestone berkomitmen untuk mengurangi 50 persen emisi CO2 pada tahun 2030 dan menggunakan 100 persen bahan yang berkelanjutan pada tahun 2050 dan kemitraan strategis yang sangat penting untuk mencapai tujuan ini," lanjut dia.

Lex Hoefsloot, CEO Lightyear, juga menambahkan sangat senang melihat kolaborasi antara Bridgestone dan Lightyear ini.

“Dengan dua perusahaan yang berbagi visi yang sama untuk mobilitas berkelanjutan di masa depan dapat bersatu. Dunia sudah mengalami perubahan dan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan melalui inovasi serta teknologi mutakhir, kita dapat bekerja sama untuk menangkap peluang langsung dan menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan. ”pungkasnya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.