Kupas Visual Honda N7X, Calon SUV Murah Honda di Indonesia

Kompas.com - 04/05/2021, 07:02 WIB

Tak hanya itu, Honda juga tak lupa memberikan sentuhan krom di bagian depan sebagai pemanis yang sekaligus kegemaran masyarakat Indonesia. 

Bagian samping, kaki-kaki nampak terlihat kokoh dan padat dengan penyematan pelek bermotif kipas dan ban besar.

Kesan SUV makin kental dengan hadirnya roof rail di bagian sisi atap N7X, fender hitam yang dibuat menyatu dengan bodi, serta pijakan kaki yang memanjang dari pintu baris pertama hingga kedua.

Baca juga: Punya Dimensi Lebih Compact, Senyaman Apa Kabin Daihatsu Rocky ?

Pada buritan, sekilas visual pintu bagasi memiliki gaya yang hampir serupa dengan BR-V, apalagi bentuk kaca belakang yang lebar dan melandai.  Sedangkan untuk stoplamp juga telah menggunaan LED.

Honda N7X Concept, Calon mobil 7 penumpang baru Honda untuk IndonesiaYOUTUBE/HONDAISME Honda N7X Concept, Calon mobil 7 penumpang baru Honda untuk Indonesia

Menurut Billy, pengembangan mobil ini memang dilakukan dengan tujuan memberikan sebuah makna atau definisi baru dari genre mobil tujuh penumpang yang sebenarnya.

Hal tersebut juga di latar belakangi hasil riset yang dilakukan Honda di Indonesia, di mana banyak masyarakat yang menganggap mobil bukan sekadar alat transportasi , tapi juga rumah kedua.

"Mobil ini dirancang dan di develop untuk masyarakat kita yang mana segmennya cukup besar. Karena itu, melalui mobil ini kita memberikan definisi atau makna baru dari pengalaman dan kesenangan berkendara," ucap Billy.

Baca juga: Pakai Merek Toyota, Ekspor Daihatsu Rocky Bergulir Agustus 2021

Honda N7X Concept, LSUV baru Honda untuk IndonesiaYOUTUBE/HONDAISME Honda N7X Concept, LSUV baru Honda untuk Indonesia

Terkait segmen LSUV, di mana ada BR-V, Suzuki XL7, Rush, dan Terios, menurut Billy memang perkembangannya sangat baik. Bahkan berdasarkan data, baik penjualan dan trennya cukup meningkat drastis.

"Segmen LSUV itu sekarang terus naik, kalau melihat data Gaikindo, pencapaian sampai Maret 2021 sudah lebih dari 20 persen, dan LMPV 19 persen. Karena trennya pindah ke LSUV sekarang," ucap Billy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.