Jangan Nyalip Kendaraan dari Sebelah Kiri, Ini Akibatnya

Kompas.com - 03/05/2021, 17:02 WIB
Pemotor menyalip dari kiri instagram.com/dashcamindonesiaPemotor menyalip dari kiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika mengendarai sepeda motor di jalan raya, kadang ada saatnya ingin menyalip kendaraan yang ada di depan.

Pada aturannya, menyalip yang benar yaitu lewat lajur kanan, namun tidak sedikit pengemudi yang masih nekat menyusul kendaraan dari kiri.

Contohnya seperti video yang diunggah oleh akun @dashcamindonesia. Terlihat pemotor yang berusaha menyalip mobil dari kiri, padahal jika diperhatikan dalam video tersebut lajur kanan terlihat lenggang dan aman untuk mendahului.

Terkait hal ini, training Director Safety Defensive Consultant Sonny Susmana mengatakan, menyalip kendaraan dari sebelah kiri rentan kecelakaan dan bisa berakibat fatal.

Baca juga: Ini Lokasi Penyekatan Larangan Mudik Lebaran di Wilayah Sumatera

“Pada kiri jalan biasanya memiliki layer yang berbeda serta permukaan yang lebih kasar (tidak rata). Sehingga lebih bahaya ketika digunakan pada kecepatan di atas 40 Km per jam (Kpj),” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Menurut Sony, ketika memaksa menyalip dengan kondisi mepet lalu dari kiri, sangat rawan terjadi kecelakaan. Pengemudi bisa saja kehilangan kendali seperti dalam video tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya itu, jika menyalip kendaraan dari kiri bisa saja tiba-tiba ada orang menyebrang atau kendaaraan dari sisi kanan.

“Jadi bisa dibilang lebih baik menyalip dari kanan. Namun perlu diingat, menyalip dari kanan memang belum tentu bebas blind spot, tapi setidaknya prosedurnya benar dulu. Menyusul atau pindah lajur yang paling penting adalah harus dengan pertimbangan yang matang,” katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Aturan

Aturan menyalip kendaraan dari sebelah kiri sebetulnya sudah tercantum dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), pada Paragraf 3 soal Jalur dan Lajur Lalu Lintas memang pada pasal 109 ayat 1 menyebutkan bahwa kalau menyalip harus menggunakan jalur atau lajur sebelah kanan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X