[POPULER OTOMOTIF] Tanggapan Hino Soal Bocah Pengemudi Truk Trailer | Honda Tebar Sinyal Mobil Baru, World Premiere Pekan Depan

Kompas.com - 30/04/2021, 06:02 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Ketika sedang melakukan pengisian bahan bakar di SPBU ada beberapa prosedur yang harus dipatuhi. Satu di antarnya ialah pengendara sepeda motor harus turun dari kendaraannya.

Aturan ini dilakukan oleh seluruh tempat pengisian bahan bakar, baik di SPBU milik Pertamina (Persero) maupun Shell.

Kepala SPBU Pertamina Cikini dan Pramuka Paimin mengatakan, kewajiban pengendara motor harus distandar dan turun dari motor, yaitu untuk menghindari penyebaran jika terjadi percikan atau munculnya api.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Saat Isi BBM Pengendara Harus Turun dari Motor

5. Ini Dampaknya jika Sering Mencampur BBM Beda Oktan

Berbagai jenis bensin berbeda oktan membuat beberapa pemilik kendaran kerap mencampurnya dengan berbagai alasan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti halnya mengombinasikan Premium, Pertalite, Pertamax hingga Pertamax Turbo sesekali guna memperbaiki perfoma mesin dan membuat pembakaran menjadi lebih baik.

Lantas, adakah efek yang ditimbulkan jika kendaraan sering menggunakan bensin dengan Research Octane Number (RON) berbeda?

Kepala SPBU Pertamina Cikini dan Pramuka Paimin mengatakan, hal tersebut sah-sah saja dilakukan, namun tidak akan berpengaruh apapun terhadap perfoma mesin.

Baca juga: Ini Dampaknya jika Sering Mencampur BBM Beda Oktan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X