Biar Ikut MotoE, Alasan Utomocorp Bawa Energica ke Indonesia

Kompas.com - 14/04/2021, 15:41 WIB
Motor listrik Energica Motosaigon.vnMotor listrik Energica
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain memayungi tiga merek, Royal Alloy, NIU dan Italjet, PT Utomo International (Utomocorp) juga menaungi merek sepeda motor listrik Energica.

Energica merupakan merek asal Italia yang identik dengan motor sport. Energica juga adalah perusahaan yang saat ini menyuplai mesin untuk kejuaraan MotoE.

Baca juga: Harga Italjet Dragster Tembus Rp 137 Juta, Pengiriman Tengah Tahun

Denny Utomo, Chairman dan CEO Utomocorp, mengatakan, alasan mendatangkan Energica ke Indonesia salah satunya karena Indonesia akan menggelar MotoGP termasuk kejuaraan MotoE.

Alex Criville menguji Energica Ego Corsa di Catalunya.Foto: Dorna Sport Alex Criville menguji Energica Ego Corsa di Catalunya.

"Energica kalau boleh jujur. Saya bicara dengan CEO-nya begini. Saya sudah berhubungan dengan Energica kurang lebih empat tahun. Setiap kali pameran otomotif saya ke sana dan kebetulan waktu tahun 2019 Indonesia mengumumkan juga Mandalika (GP Indonesia), saya rasa ini boleh juga kita bawa Energica, dan kebetulan juga ada balapan MotoE," katanya di Jakarta, Senin (12/4/2021).

Harapan Denny waktu itu, jika Indonesia jadi menggelar MotoGP termasuk di dalamnya MotoE maka pihaknya bisa ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut.

"Suatu hari jika bisa balapan di Indonesia ya bisalah kita ikut berpartisipasi," katanya.

Baca juga: Terusan Suez Sempat Macet, Berimbas ke Launching Energica di Indonesia

Selain itu kata Denny, secara spesifikasi motor-motor Energica juga punya peluang di Indonesia. Apalagi jika pemerintah memberikan insentif pajaknya yang besar.

Motor listrik Energica Motor listrik Energica

"Saya rasa motor ini punya potensi. Motornya premium kencang dan paling utama kalau dibandingkan motor combustion engine tidak panas," katanya.

"Ini motor high power vehicle yang tidak panas jarang ada, cuma di motor elektrik saja, seperti torsi dan tenaga, cocoklah buat dipakai di Indonesia," kata Denny.

Sebelum Energica hadir, Indonesia pernah kedatangan merek sejenis yaitu Zero Motorcycle. Namun tidak berjalan lama, salah satunya karena harga dan pasar yang cukup segmented.

Baca juga: Motor Baru Royal Alloy, NIU dan Italjet di IIMS Hybrid 2021

"Ya kalau permintaan buat Energica kita tidak terlalu, dibilang niche juga tidak, buat saya target marketnya orang-orang pengendara motor gede," kata Denny.

"Bahkan Energica bisa jadi merek yang netral dibandingkan dengan kompetitor-kompetitor misalkan. Sebab ini listrik belum banyak pemainnya juga, jadi rider pengendara moge yang lain bisa kumpul di sini," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X