Pengguna Knalpot Aftermarket Harus Uji Tipe, tapi Tak Bisa Perorangan

Kompas.com - 09/04/2021, 16:11 WIB
Pilihan knalpot racing Honda ADV 150 di IIMS Motobike Expo 2019 Kompas.com/DonnyPilihan knalpot racing Honda ADV 150 di IIMS Motobike Expo 2019

Risal menambahkan, saat ini belum ada juknis (petunjuk teknis) untuk uji tipe parsial. Jadi, mesti uji tipe lengkap lagi dan yang mengajukan tidak bisa perorangan.

Artinya, jika seseorang ingin legal menggunakan knalpot racing atau knalpot aftermarket, harus melakukan uji tipe dengan paket lengkap. Biayanya bisa tembus sampai 10 jutaan.

Tapi, disebutkan juga yang mengajukan tidak bisa perorangan atau dengan kata lain harus dari pihak manufaktur.

Baca juga: Knalpot Aftermarket Dilarang, Penganggur Bisa Bertambah

"Modifikasi lain yang sering ditemukan di masyarakat, seperti mengganti ukuran ban, dan pelek, memundurkan wheelbase, ini sama halnya dengan penggantian knalpot, semestinya juga tidak diperbolehkan," ujar Risal.

Ketika Kompas.com menanyakan bagaimana cara agar modifikasi yang dilakukan bisa legal di jalan, Risal menyarankan untuk ajukan uji tipe. Meskipun, sebelumnya dia katakan tidak bisa diajukan oleh perorangan.

"Ajukan uji tipe, untuk varian baru," ujar Risal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X