Awas, Kurang Tidur 2 Jam Saja Bisa Jadi Penyebab Kecelakaan

Kompas.com - 09/04/2021, 10:22 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. iStock/KwangmoozaaIlustrasi kecelakaan lalu lintas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak hal yang bisa menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas, antara lain,  mabuk saat berkendara, kantuk, atau hilang konsentrasi. Gejala ini bisa terjadi dipicu karena kondisi badan yang tidak prima, meskipun hanya kurang tidur 1 sampai 2 jam saja.

Riset terbaru dari American Automobile Association (AAA) Foundation for Traffic Safety memastikan kurang tidur 2 atau hanya tidur 5 jam semalam, bisa meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara hingga dua kali lipat.

Baca juga: SE Larangan Mudik Terbit, Cuma 2 Perjalanan Ini yang Dikecualikan

Sedangkan pengemudi yang tidur 4 sampai 5 jam semalam, empat kali lipat lebih mungkin untuk alami kecelakaan saat berkendara, sama dengan pengemudi yang secara hukum dinyatakan mabuk.

“Anda tidak boleh kurang tidur dan harus memastikan untuk bisa mengendalikan kendaraan dengan aman,” ujar David Yang, Executive Director Foundation for Traffic Safety AAA, dikutip dari Newsroom, Kamis (8/4/2021).

ilustrasi lelah mengemudiKompas.com/Fathan Radityasani ilustrasi lelah mengemudi

Hasil penelitian laporan “pengemudi mengantuk” yang didapat dari data 4.571 polisi Amerika di lapangan, adalah:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

-Pengemudi yang tidur 6 sampai 7 jam, 1,3 kali lebih mungkin untuk kecelakaan.
-Pengemudi yang tidur 5 sampai 6 jam, 1,9 kali lebih mungkin untuk kecelakaan.
-Pengemudi yang tidur 4 sampai 5 jam, 4,3 kali lebih mungkin untuk kecelakaan.
-Pengemudi yang tidur kurang dari empat jam, 11,5 kali lebih mungkin untuk kecelakaan.

Data AAA juga mengungkap bahwa 20 persen kecelakaan fatal di AS melibatkan pengemudi yang kurang tidur. Data tersebut hampir sama dengan penelitian Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang mengungkap bahwa 35 persen pengemudi di AS tidur di bawah 7 jam setiap hari.

Baca juga: Perusahaan Energi Swasta Ini Targetkan 5.000 SPKLU dalam 5 Tahun

Adapun tanda-tanda pengemudi yang mengantuk bisa diketahui dari kesulitan membuka mata, kerap keluar dari jalur, dan tidak mengingat lintasan beberapa kilometer terakhir.

Selain itu, AAA juga merekomendasikan kepada para pengemudi yang melakukan perjalanan jarak jauh untuk beristirahat setiap dua jam sekali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X