Penjualan Mobil 1.500 cc Melesat 140 Persen berkat Insentif PPnBM

Kompas.com - 06/04/2021, 07:22 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. AUTONEWSIlustrasi penjualan mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat adanya kenaikan penjualan mobil berkubikasi hingga 1.500 cc usai diberlakukannya insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang ditanggung pemerintah (PPnBM-DTP) mulai Maret 2021.

Dibandingkan pencapaian pada periode Februari 2021, pertumbuhan di pasar mobil nasional melesat sampai 140 persen.

"Pulihnya produksi serta penjualan pada industri otomotif akan memiliki efek panjang atau multiplier effect bagi sektor lainnya dan mendukung upaya pemulihan ekonomi,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam ketengan resmi, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Ini Aturan Hukum Tak Boleh Kebut-kebutan di Jalan Raya

Ilustrasi penjualan mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi penjualan mobil

Selain itu, lanjut dia, peningkatan penjualan mobil juga berpengaruh terhadap Purchasing Managers Index (PMI) Maret 2021 yang menunjukkan level tertinggi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Hanya saja rincian data terkait belum bisa diungkapkan karena masih dalam perhitungan lebih lanjut oleh pihak Kemenperin dan pihak asosiasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diketahui, pemerintah resmi memberlakukan relaksasi PPnBM untuk segmen kendaraan roda empat dengan kubikasi mesin hingga 1.500 cc dan memiliki TKDN 70 persen di penghujung kuartal I/2021.

Langkah ini diambil guna merangsang pertumbuhan industri otomotif di dalam negeri imbas terdampak pandemi Covid-19. Sehingga, pemulihan bisa dilakukan secara cepat.

Baca juga: Ingat, Jalanan Berkelok Bukan Sirkuit Dadakan

Salah satu industri yang memproduksi kendaraan, Jakarta, Sabtu (17/10/2020).Dokumentasi Humas Kementerian Perindustrian Salah satu industri yang memproduksi kendaraan, Jakarta, Sabtu (17/10/2020).

Seiring dengan pencapaian positif tersebut, pemerintah memperluas pemberian insentif PPnBM yaitu untuk mobil dengan kapasitas mesin 1.501 cc hingga 2.500 cc pada April 2021.

Aturannya tertulis dalam Kepmenperin Nomor 839 Tahun 2021 dengan mencabut aturan sebelumnya yakni Kepmenperin 169 Tahun 2021 tentang relaksasi PPnBM DTP.

”Kebijakan baru ini diharapkan akan turut mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional,” kata Agus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X