Pasar Niaga Diproyeksikan Tumbuh 30 Persen Tahun Ini

Kompas.com - 05/04/2021, 18:21 WIB
Mitsubishi Fuso hadirkan 9 varian baru truk Fighter Kompas.com/Setyo AdiMitsubishi Fuso hadirkan 9 varian baru truk Fighter
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar mobil angkutan umum dan barang (commercial vehicle) atau niaga diproyeksikan tumbuh hingga 30 persen dibandingkan tahun lalu pada 2021 ini.

Pasalnya, sejumlah faktor yang jadi penentu mulai berangsung membaik seiring dengan berbagai keringan kebijakan atas pembatasan kegiatan dan tren pandemi Covid-19 terus menurun.

Lebih jauh, Director Sales and Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Duljatmono mengatakan bahwa volume mobil niaga pada periode terkait mampu mencapai 64.900 unit.

Baca juga: Produsen Knalpot Racing Pertanyakan Soal Uji Tipe dan SNI

Ilustrasi bus yang disterilkan dengan sinar UV di ChinaAFP Ilustrasi bus yang disterilkan dengan sinar UV di China

“Prediksi kami didasari oleh sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan ini. Pertama, dari [sektor] logistik, yang sejak awal pandemi terus memberikan kontribusi besar, akan terus berkembang,” kata dia dalam konferensi virtual belum lama ini.

Faktor kedua adalah sektor perkebunan sawit (crude palm oil/CPO) juga mulai memberikan kontribusi yang kuat. Ini ditandai dengan membaiknya harga CPO dan permintaan dari pasar.

"Kemudian instrumen pendukungnya juga mulai baik seperti beberapa proyek dan wisata. Tapi dua faktor tersebut yang cukup kuat kontribusi-nya," ujar Duljatmono.

Seiring dengan pertumbuhan pasar, KTB selaku distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), memperkirakan pasar truk ringan atau light duty truck (LDT) tumbuh 27 persen, naik dari 38.335 unit pada 2020 menjadi 48.800 unit tahun ini.

Baca juga: MotoGP Doha 2021 Cetak Rekor Balapan Paling Sengit Sepanjang Sejarah

Peluncuran Varian Baru Mitsubishi Fuso Fighter di GIIAS 2019istimewa Peluncuran Varian Baru Mitsubishi Fuso Fighter di GIIAS 2019

Sementara itu, pasar medium duty truck (MDT) diperkirakan tumbuh 36 persen pada 2021, atau dari 7.790 unit pada tahun lalu menjadi 10.600 unit.

"Sejalan dengan prediksi pertumbuhan pasar komersial tersebut, kami juga ingin meraih peluang dengan mempertahankan pangsa pasar di level 48,1 persen atau secara volume 31.220 unit," katanya.

Untuk meraih target tersebut, Duljatmono menyebut pihaknya akan menggenjot penjualan di jalur digital lewat gerai resmi perusahaan di platform dagang-el dan memaksimalkan penggunaan dealer management system (DMS), serta memperkuat layanan konsumen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X