Begini Cara Melakukan Pembayaran Denda Tilang ETLE Nasional

Kompas.com - 24/03/2021, 19:11 WIB
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri telah merealisasikan program tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) nasional tahap pertama pada Selasa (23/3/2021).

Berlaku di 19 Polda terdaftar, langkah ini diharapkan bisa meningkatkan layanan masyarakat dalam menertibkan pelanggar lalu lintas di samping menekan potensi perlakuan tilang oleh oknum di lapangan.

Adapun ketentuan dan sanksi pelanggaran lalu lintas yang terekam oleh kamera ETLE masih mengacu pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca juga: Penjualan Avanza-Rush Naik163 Persen, Vios Naik 500 Persen

Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).TRIBUNNEWS.com/JEPRIMA Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).
 

"Operasi ETLE juga tidak dibatasi nomor polisi kendaraan, artinya bisa lintas wilayah," jelas Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono saat peluncuran.

Lantas, bagaimana cara melakukan pembayaran denda tilangnya? Melansir laman resmi Polri, saat pelanggar tertangkap oleh kamera, maka data terkait akan dikirim ke back office.

Anggota akan segera langsung melakukan verifikasi. Setelah semua bukti terpenuhi, dikeluarkanlah surat konfirmasi yang ditunjukkan ke pelanggar atau pengendara tersebut.

Pelanggar yang menerima surat konfirmasi wajib melakukan klarifikasi. Ini bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu manual dan online.

Jika ingin manual, kunjungi posko atau giro ETLE yang beroperasi pada Senin-Jumat sekitar pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Khusus Sabtu, hanya buka sampai pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Tilang Manual Tetap Diberlakukan di Lokasi yang Belum Ada Kamera ETLE

Tangkapan layar pelaksanaan ETLENTMC Polri Tangkapan layar pelaksanaan ETLE
 

Sedangkan online bisa melalui ETLE-PMK.info. Anda hanya perlu untuk memasukkan kode referensi pelanggaran dan nomor polisi kendaraan.

Jika pengisian data berhasil, sistem akan mengirimkan kode BRIVA untuk pembayaran denda melalui bank.

"Jangan abai jika mendapat surat konfirmasi tilang elektronik. Karena jika tidak diproses selama delapan hari sejak diterima, secara otomatis STNK akan diblokir," kata Istiono.

"Sehingga, tidak dapat dilakukan perpanjangan maupun pengesahan kembali," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.