Jalan Tol Sering Macet, Pengelola Diminta Pertimbangkan Kenaikan Tarif

Kompas.com - 13/03/2021, 15:22 WIB
Ilustrasi truk ODOL di jalan tol. KOMPAS.com/STANLY RAVELIlustrasi truk ODOL di jalan tol.
|

“Apakah ini yang kemudian diharapkan pemerintah? Tentu tidak. Karena ini akan menghambat dan akan mendorong yang namanya ekonomi berbiaya tinggi," tuturnya.

Sementara itu, Joko Susanto Kasubbid Operasi dan Pemeliharaan II Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengakui bahwa kemacetan di jalan tol itu ada beberapa faktornya.

Baca juga: Stop Produksi, Honda Jamin Suku Cadang Jazz hingga 15 Tahun

Salah satunya adalah disebabkan oleh kendaraan yang kelebihan muatan atau truk over-dimension over-load (ODOL).

“Truk ODOL itu ada dua dampaknya (lambat dan merusak jalan). Truk ODOL tidak memenuhi standar kecepatan, di luar minimal 60 kpj, itu mengakibatkan kecepatan jalan tol yang semakin lambat,” ujar Joko.

Joko juga mengatakan, terkait truk ODOL yang membuat laju lalu lintas di jalan tol semakin lambat, pihaknya telah menggandeng Kementerian Perhubungan dan Kepolisian.

“Kami punya target bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan pihak kepolisian di jalan tol zero ODOL tahun 2023. Artinya tiap bulan kita melakukan operasi-operasi penindakan terhadap truk ODOL," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.