Ini Spesifikasi Bus Pariwisata yang Terperosok ke Jurang di Sumedang

Kompas.com - 11/03/2021, 12:21 WIB
Bus peziarah asal Subang terbalik 180 derajat di Jalan Raya Sumedang-Malangbong, tepatnya di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021) malam. KOMPAS.com/AAM AMINULLAHBus peziarah asal Subang terbalik 180 derajat di Jalan Raya Sumedang-Malangbong, tepatnya di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.comKecelakaan bus terjadi di jurang di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021). Terdapat 66 penumpang yang menaiki bus tersebut.

Bus diduga kehilangan kendali karena rem blong, lalu terperosok ke dalam jurang. Bus berhenti dalam keadaan terbalik, dan 27 korban meninggal dunia terjepit di dalam bodi bus.

Diketahui, bus pariwisata Sri Padma Kencana membawa rombongan SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang setelah pulang dari Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya, menuju Subang via Wado, Sumedang.

Baca juga: Marak Sindikat Pemalsuan BPKB dan STNK, Ingat Cara Cek yang Asli

Bus Pariwisata Sri Padma KencanaFACEBOOK.com/PO. SRI PADMA KENCANA Bus Pariwisata Sri Padma Kencana

Untuk bus yang digunakan, memakai bodi buatan Adiputro malang. Dari foto yang ada, bodi yang digunakan yakni Jetbus 3 Super High Deck (SHD).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data dari Bapenda Jabar, bus dengan nomor plat T 7591 TB ini menggunakan sasis buatan Hino, lebih tepatnya Hino RK8 atau R260 tahun 2018. Kemudian bus ini sudah ditambah modifikasi dengan pemasangan suspensi udara agar bisa memakai bodi SHD.

Untuk spesifikasi teknis dari sasis Hino ini, menggunakan mesin diesel 7.684cc enam silinder segaris dengan turbo dan intercooler. Mesin J08E-UF ini dapat menghasilkan tenaga 260 PS atau setara 256,4 TK di rpm 2.500 dan torsi 745,3 Nm di 1.500 rpm.

Baca juga: Tak Bawa Surat Hasil Rapid Antigen ke Puncak, Siap-siap Putar Balik

Beralih ke kaki-kaki, sistem pengeremannya sudah Full Air Brake (FAB) serta adanya rem tambahan exhaust brake. Sedangkan untuk suspensi yang semula per daun sudah dimodifikasi menjadi suspensi udara.

Untuk bodinya, Jetbus 3 SHD memiliki tinggi sekitar 3,8m. Kemudian untuk lebarnya, 2,5m, dan panjangnya, mengikuti sasis Hino RK8, yakni 12m.

Bodi ini sebenarnya lebih cocok digunakan ke sasis bus dengan GVW 18 ton ke atas. Jika dipasangkan ke sasis Hino RK8, perlu dilakukan modifikasi pada suspensi agar kuat membawa bodi bus yang bongsor ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.