Kompas.com - 11/03/2021, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak sedikit konsumen otomotif yang cenderung memilih membeli mobil bekas merek Jepang, tentunya dengan berbagai pertimbangan.

Mulai dari ketersediaan suku cadang, perawatan yang dinilai lebih mudah, serta harga komponen dianggap lebih murah dibandingkan mobil pabrikan Eropa.

Kondisi inilah yang kemudian membuat keberadaan mobil asal benua biru tidak begitu diminati oleh konsumen terlebih bagi para pemula.

Baca juga: Begini Cara Gampang Hindari Karat di Kolong Mobil

Salah satu pebisnis mobil seken di WTC Mangga Dua Joni Gunawan mengatakan, di pasar mobil bekas, pabrikan Jepang memang jauh lebih mendominasi penjualan dibandingkan dengan mobil Eropa.

“Presentasenya 90 persen penjualan di dominasi mobil Jepang, 10 persennya konsumen yang memang fanatik dengan mobil Eropa,” ujar Joni saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/3/2021).

Ilustrasi mobil bekas eks BluebirdBluebird Ilustrasi mobil bekas eks Bluebird

Menurut Joni, banderol suku cadang mobil Eropa yang lebih mahal ketimbang pabrikan Jepang menjadi pertimbangan konsumen saat membeli mobil. Sebetulnya, keberadaan suku cadang mobil-mobil dari pabrikan Eropa tetap tersedia di pasaran, tetapi harga yang ditawarkan mahal.

“Selain itu, mobil Jepang yang mengalami kerusakan bisa diperbaiki di bengkel pinggir jalan. Berbeda dengan mobil Eropa yang tidak bisa sembarangan,” kata Joni.

Baca juga: Yamaha Jupiter MX Mini Chopper, Tahan Dipakai Ugal-ugalan

Joni menambahan, harga mobil Jepang saat di jual kembali juga tidak jatuh, berbeda dengan mobil Eropa yang harganya bisa terjun bebas.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, sebaiknya bagi pembeli pemula atau yang baru pertama kali memiliki mobil tidak coba membeli mobil Eropa. Sebab, biaya perbaikan relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan mobil Jepang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.