Tambah Investasi Rp 11,2 T di Indonesia, Mitsubishi Mau Genjot Ekspor

Kompas.com - 11/03/2021, 07:52 WIB
Mitsubishi Motors Phillipines Corporation (MMPC) resmi mengumumkan kedatangan Xpander di Bauan International Port, Inc, Batangas, Filipina, Selasa (22/5/2018). 
Dok. MMKSIMitsubishi Motors Phillipines Corporation (MMPC) resmi mengumumkan kedatangan Xpander di Bauan International Port, Inc, Batangas, Filipina, Selasa (22/5/2018).

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitsubishi Motors Corporation sebagai prinsipal memberikan komitmen menambah jumlah negara tujuan eskpor dari Indonesia, kepada Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kunjungan kerja ke Jepang, Rabu (10/3/2021). 

Menperin mengatakan, tahun ini pabrikan asal Jepang tersebut akan menambah sembilan negara tujuan ekspor, termasuk Australia. Sehingga, jangkauan pasar ekspor Mitsubishi Indonesia bertambah, menjadi 39 negara.

Baca juga: Bertolak ke Jepang, Menperin Kantongi Janji Penambahan Investasi Mitsubishi di Indonesia

Mitsubishi Xpander Black Edition hadir dalam dua varian transmisi yakni manual dan AT. Mitsubishi menawarkan dua pilihan warna yakni quartz white pearl dan jet black mica. Xpander Black Edition dibanderol Rp 257,1 juta untuk transmisi manual dan Rp 267,5 juta untuk varian AT
APHIT McKlein Mitsubishi Xpander Black Edition hadir dalam dua varian transmisi yakni manual dan AT. Mitsubishi menawarkan dua pilihan warna yakni quartz white pearl dan jet black mica. Xpander Black Edition dibanderol Rp 257,1 juta untuk transmisi manual dan Rp 267,5 juta untuk varian AT

“Mitsubishi sudah memberikan komitmen bahwa Australia akan menjadi salah satu negara yang masuk dalam list,” ucap Agus, dalam konferensi virtual usai melakukan kunjungan ke Jepang, Rabu (10/3/2021).

Agus menambahkan bahwa Australia merupakan pasar yang sangat penting bagi Indonesia. Apalagi, Indonesia dan Australia sudah terikat perjanjian perdagangan bebas Comperhensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun mobil buatan Mitsubishi yang rencananya akan diekspor ke Australia yaitu Xpander dan Pajero.

"Pasar Australia ini sangat besar, apalagi kita sudah punya kesepakatan dagang IA-CEPA," ujar Agus.

Baca juga: Tips Rawat Mobil Eropa yang Enggak Bikin Kantong Jebol

Test Drive Mitsubishi XpanderKOMPAS.com/Setyo Adi Test Drive Mitsubishi Xpander

"Sehingga, sayang sekali bila tidak dimanfaatkan dan Mitsubishi sudah berkomitmen untuk menjadikannya sebagai salah satu negara tujuan ekspor mereka," kata Agus.

Kendati demikian, belum dijelaskan secara rinci mengenai persiapan dan penyesuaian produksi mobil Mitsubishi dari Indonesia untuk menjangkau pasar Australia.

Sebab Australia merupakan salah satu wilayah yang sangat ketat dalam menyeleksi produk-produk impor termasuk otomotif, seperti mengenai standar emisi yang dihasilkan dari kendaraan bermotor.

Baca juga: Bertolak ke Jepang, Menperin Kantongi Janji Penambahan Investasi Mitsubishi di Indonesia

Pabrik Mitsubishi di Indonesia.Istimewa Pabrik Mitsubishi di Indonesia.

Tambah Investasi

Selain memberikan izin perluasan pasar ekspor, Agus juga menyebut bila Mitsubishi telah berkomitmen untuk menambah investasinya di Indonesia sebesar Rp 11,2 triliun mulai akhir 2025.

Investasi ini digelontorkan untuk peningkatan kapasitas produksi dan juga mengembangkan kendaraan listrik.

Baca juga: Ramaikan Elektrifikasi, Maung Pindad Siap Dikonversi Jadi Listrik

Produksi Mesin Xpander Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI)Mitsubishi Produksi Mesin Xpander Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI)

“Mitsubishi akan meluncurkan dua model turunan Xpander, yakni hybrid dan satu model lagi HEV atau Plug-in Hybrid (PHEV) khusus untuk pasar ekspor,” kata dia.

Adapun kunjungan pihak Kementerian Perindustrian ke Jepang hari ini merupakan undangan produsen otomotif dan pemerintah Jepang dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral.

Namun ia baru bertemu dengan Mitsubishi, sedangkan dengan prinsipal otomotif lainnya yakni Honda, Suzuki, Toyota, Mazda, dan Nissan akan berlangsung besok, Kamis (11/3/2021).

Selain bertemu jajaran pemimpin perusahaan otomotif Jepang, Agus juga akan melakukan pertemuandengan wakil Pemerintah Jepang, yaitu Penasehat Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi dan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang Hiroshi Kajiyama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.