Syarat Bepergian dengan Bus AKAP, Wajib Test Antigen Jika ke Bali

Kompas.com - 08/03/2021, 19:01 WIB
Terminal bus yang dikelola BPTJ DOK. BPTJTerminal bus yang dikelola BPTJ

JAKARTA, KOMPAS.com – Naik bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) masih menjadi pilihan beberapa orang untuk bepergian ke luar kota. Namun saat pandemi Covid-19 melanda, banyak pembatasan saat ingin bepergian dengan bus AKAP.

Misalnya, pernah seluruh terminal di DKI Jakarta, penumpang yang masuk wajib menyertakan keterangan negatif tes antigen.

Kemudian jika bepergian dengan bus AKAP, siapkan hasil tes antigen karena ada random check di rest area.

Namun sekarang, nampaknya pengawasan dengan surat keterangan hasil antigen sudah tidak diberlakukan di terminal.

Seperti yang dikatakan Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan.

Baca juga: Harga Honda Vario 150 Seken di Jawa Tengah, di Bawah Rp 20 Juta

Terminal bus yang dikelola BPTJDOK. BPTJ Terminal bus yang dikelola BPTJ

Penumpang bus tidak diwajibkan PCR dan SWAB antigen lagi. Di terminal juga sudah mulai disiapkan alat GNose,” ucap pria yang akrab disapa Sani kepada Kompas.com, Senin (8/3/2021).

Sani juga mengatakan, jika naik bus AKAP selain ke Pulau Bali, sudah tidak ada random check di jalan. Kemudian jika ingin naik bus menuju Bali dari Jakarta, penumpang tetap wajib menyertakan keterangan hasil negatif pada SWAB Antigen.

“Antigen dipakai buat menyeberang di Pelabuhan Ketapang. Kalau di terminal di Jakarta enggak dicek (keterangan hasil antigen),” ucap salah satu agen bus Jakarta-Bali di Terminal Pulo Gebang.

Baca juga: Catat, Ini 5 Pelanggaran dan Sanksi yang Diincar Tilang Elektronik

Selain itu, Sani juga mengatakan penumpang bus saat ini sudah sadar akan kewajiban menjalankan protokol kesehatan seperti menyiapkan perlengkapan saat melakukan perjalanan. PO bus pun terus menjaga protokol kesehatan pada armadanya.

“Kami melakukan penyemprotan disinfektan dengan model fogging. Kemudian mengecek suhu dan mewajibkan penumpang selalu menggunakan masker selama perjalanan,” kata Sani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X