Kompas.com - 03/03/2021, 17:31 WIB
Kemasan baru Enduro 4T Racing 0,8 liter menjadi kabar gembira bagi pengguna motor dengan tangki oli mesin berukuran kecil. Pengguna motor tak perlu khawatir lagi dengan sisa kelebihan oli. (Dok. Humas Pertamina). Kemasan baru Enduro 4T Racing 0,8 liter menjadi kabar gembira bagi pengguna motor dengan tangki oli mesin berukuran kecil. Pengguna motor tak perlu khawatir lagi dengan sisa kelebihan oli. (Dok. Humas Pertamina).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiap pelumas atau oli memiliki kode huruf dan angka tertentu. Tujuannya untuk menunjukkan kualitas dan fungsi oli tersebut.

Salah satu yang dapat dilihat ialah kode JASO pada kemasan oli sepeda motor, yang diikuti dengan kode JASO MA atau JASO MB.

JASO merupakan singkatan dari Japanese Automotive Standart Association. Merupakan lembaga di Jepang yang mengecek standar kualitas oli.

Baca juga: Beda Bahan Pembentuk Oli dan Gemuk

Yamaha melansir oli baru Yamalube XP-50.Foto: Yamaha Yamaha melansir oli baru Yamalube XP-50.

Lantas apa perbedaan oli JASO MA dan JASO MB?

Brahma Putra Mahayan, Jr Technical Specialist Pertamina Lubricants, mengatakan, perbedaan keduanya terletak pada tingkat kelicinan pelumas itu sendiri.

"JASO spek motor 4-tak terbagi dua, JASO MA dan JASO MB. Kode MA ialah pelumas yang tidak terlalu lincin, tapi MB licin," katanya dalam Pertamina Lubricants Workshop belum lama ini.

JASO MA digunakan untuk motor dengan kopling basah seperti bebek dan sport. Sedangkan JASO MB untuk motor dengan kopling kering seperti motor skutik.

"Kenapa JASO menetapkan ini (JASO MA dan JASO MB), karena yang banyak mengeluarkan motor tipe ini ialah Jepang," kata Brahma.

Baca juga: Mengapa Dilakukan Penambahan Aditif pada Pelumas Kendaraan

Oli motorotoengine.com Oli motor

Brahma mengatakan, JASO MA cocok untuk mesin dengan kopling basah karena speknya sengaja dibuat tidak selicin JASO MB agar tidak terjadi selip kopling.

"Oli motor bebek, kopling sentrifugal memakai kopling basah, olinya tidak boleh terlalu licin. Kenapa, kalau terlalu licin kopling selip dan perpindahan gigi tidak enak," katanya.

"Makanya ada pelumas yang pakai tenologi anti selip kopling. Ada aditif modifier, jadi sebetulnya gesekan kadang diperlukan juga," kata Brahma.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X