Selain Menjadi Ciri Khas, Livery Bus Juga Punya Filosofi

Kompas.com - 03/03/2021, 10:22 WIB
Bus AKAP baru PO SAN PO SANBus AKAP baru PO SAN

JAKARTA, KOMPAS.com – Setiap perusahaan otobus (PO) baik antar kota maupun pariwisata, biasanya memiliki tampilan bodi yang berbeda-beda. Berbagai desain grafis yang menempel ke bodi bus ini juga biasa disebut dengan livery.

Livery yang berbeda tujuannya tentu agar setiap PO bus memiliki ciri khasnya masing-masing. Namun, memakai livery ini bukan hanya sebagai ciri khas saja, kadang ada PO bus yang memiliki filosofi di balik lekuk atau tarikan grafis beragam warna ini.

Direktur Utama PO SAN Kurnia Lesani Adnan mengatakan, secara estetika, livery menjadi ciri PO atau bus tersebut. Desainnya juga tergantung manajemen masing-masing, apakah dibuat dengan filosofi, atau sekadar ikut tren saja.

Baca juga: Dapat Insentif Pajak dan Diskon Diler, Harga Ertiga Lebih Murah Rp 30 Juta

Bus Sumber Alaminstagram/laksanabus Bus Sumber Alam

Misalnya PO SAN sendiri memiliki filosofi di balik livery-nya. Sani, sapaan Kurnia Lesani Adnan mengatakan, livery SAN menggambarkan alur usaha yang dari kecil, ada dan mengalami gelombang usaha harapannya memimpin dan kuat kedepannya.

“Kami juga menyematkan tiga siluet pohon kelapa, yang filosofinya, pohon yang kuat dan bermanfaat. Semua komponen dari pohon kelapa bisa bermanfaat dan dimanfaatkan,” ucap Sani kepada Kompas.com, Selasa (2/3/2021).

Dengan begitu, Sani berharap dari PO SAN bisa konsisten dan bermanfaat juga dapat dimanfaatkan masyarakat pengguna transportasi darat. Bahkan untuk tulisan SAN di lambung bus memiliki filosofi.

Baca juga: Daftar Harga Xpander Bekas Setelah Penerapan Insentif Pajak 0 Persen

“Tulisan berwarna merah dengan dasar putih menggambarkan ketegasan dan keberanian yang didasari ketulusan dalam melayani masyarakat. Pilihan font yang digunakan juga menggambarkan kalau SAN mengikuti era kekinian,” kata Sani.

Livery penuh filosofi ini pun digunakan oleh PO Sumber Alam, pilihan warna biru tua di bodi bus bukan tanpa alasan. Pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali mengatakan, warna biru tua ini ubahan yang dulunya berwarna biru muda.

“Artinya makin bertambah usia atau tambah tua, berarti tambah matang. Lalu saya mengartikan tiga warna atau garis itu sebagai pengusaha, mitra kerja, dan pelanggan. Ini yang membentuk dan diperlukan sebuah perusahaan, jika kurang satu, bakal goyang,” ucap Anthony kepada Kompas.com.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X