Aturan Usia Mobil 10 Tahun Berlaku 2025, Emisi Jadi Faktor Penting

Kompas.com - 26/02/2021, 15:31 WIB
Ilustrasi mobil lawas yang ikut uji emisi di DKI Jakarta KOMPAS.COM/STANLY RAVELIlustrasi mobil lawas yang ikut uji emisi di DKI Jakarta

Menurut Tiyana, dari beberapa kasus uji emisi yang dilakukan, tidak sedikit mobil yang usianya lawas memiliki hasil emisi yang cukup baik. Bahkan mirisnya, ada beberapa mobil yang secara usia tergolong masih muda malah tidak lulus.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting, mengingat tidak semua mobil usia muda ternyata punya kualitas gas buang yang terjaga. Apalagi bila perawatannya ternyata tidak terjamin.

Baca juga: Modifikasi Mobil Lawas Jadi Bertenaga Listrik, Mahal atau Murah?

Terkait masalah kajian regulasi, Tiyana mengatakan sebelumnya sudah pernah menjajaki beberapa aturan yang berlaku di negara tetangga. Namun memang prosesnya tidak mudah, apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Karenanya, sebagai tindak lanjut awal dari Ingub, diturunkan aturan mengenai wajib uji emisi bagi kendaraan dengan usia tiga tahun lebih, baik untuk sepeda motor ataupun mobil.

"Memang faktornya banyak sekali, tapi diharapkan (aturannya) bisa untuk disiapkan. Nanti ini akan lebih ke Dishub karena pengawasannya di sana. Kalau untuk kendaraan umum itu sudah berjalan, sudah banyak angkot yang tak lagi beroperasi karena faktor usia," ucap Tiyana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada Kompas.com sudah pernah menyampaikan perkembangan pembatasan usia mobil di Jakarta.

Baca juga: Jakparkir Bisa Pantau Masa Berlaku Pajak, Uji Emisi, Sampai KIR

Mobil tua yang lama tak diambil pemililnya bertahan terparkir di Terminal Rawa Buaya, Jakarta Barat pada Jumat (16/3/2018).KOMPAS.com/ RIMA WAHYUNINGRUM Mobil tua yang lama tak diambil pemililnya bertahan terparkir di Terminal Rawa Buaya, Jakarta Barat pada Jumat (16/3/2018).

Kurang lebihnya sama dengan DLH, yakni masih dalam tahap pengkajian dan terus melakukan evaluasi. Namun Syafrin memastikan bila aturan tersebut akan diusahakan berjalan sesuai jadwal, yakni pada 2025.

"Masih terus kita kaji, diharapkan implementasinya sesuai jadwal (2025), tinggal bagimana skemanya saja. Saat ini juga kan sedang ramai kendaraan listrik berbasis baterai, lalu kita liat kualitas udara di Jakarta juga mulai membaik sejak PSBB, jadi harusnya bisa berjalan," kata Syafrin.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.