2 Balita Tewas Akibat Kecelakaan, Ingat Lagi Bahaya Bonceng Anak di Motor

Kompas.com - 26/02/2021, 12:01 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

TANGERAN, KOMPAS.COM - Dua balita meninggal dunia usai sepeda motor yang dikendarai orang tuanya terlibat kecelakaan di ruas jalan Pondok Cabe Raya, Tangerang Selatan, Kamis (25/2/2021).

Kedua bocah tersebut terlempar dari sepeda motor dan tertabrak truk, sehingga nyawanya tidak terselamatkan.

Mengendarai kendaraan roda dua sembari memboncengkan anak, baik itu berada di bagian depan atau belakang memang cukup berisiko.

Maka dari itu, membawa anak saat naik sepeda motor tidak sangat disarankan mengingat besarnya risiko yang bisa terjadi.

Baca juga: Dapat Uang Rp 24 Miliar, Pria Ini Beli Xpander meski Belum Bisa Nyetir

Hal ini seperti disampaikan oleh Head of Safety Riding Wahana Agus Sani kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)Otomania/Setyo Adi Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)

Sani menambahkan, jika memboncengkan anak naik sepeda motor maka saat terjadi kecelakaan dampaknya bisa sangat fatal.

"Dalam bentuk apapun tidak pernah disarankan membonceng anak di depan, apalagi yang balita. Pertama sudah jelas itu menyalahi aturan, yang kedua sangat fatal sekali dampaknya saat terjadi kecelakaan," ujar Sani.

Kata dia, saat anak berada di depan otomatis sang anak akan menjadi tameng pengendara sepeda motor dan menahan embusan angin.

Baca juga: Cerita Sutrisno, Dapat Uang Rp 15, 8 M Langsung Beli HR-V, Xpander, Innova, dan Pikap

"Logikanya begini, berkendara itu kan melawan angin, artinya menaruh anak di depan sama saja menjadikan si anak sebagai tameng pelindung dari angin, binatang, debu dan lainnya. Apakah itu yang namanya sayang anak," tutur Sani.

Pada kesempatan yang berbeda, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, selain berbahaya anak yang berada di depan juga bisa mengganggu pengendara.

Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)Otomania Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)

“Anak yang ada di depan rawan melakukan pergerakan-pergerakan yang mengganggu operasional, bahkan sering jahil mengutak-atik perangkat yang ada di stang motor,” kata Sony.

Di samping itu, masih kata Sony, ketika anak diboncengkan di depan maka anak akan menjadi bumper ketika terjadi insiden atau pun kecelakaan.

Potensi tersebut tentunya sangat berbahaya dan bisa saja mengancam keselamatan sang anak.

“Pengendara berfungsi sebagai bumper kala menghadapi kecelakaan, kalau ada anak kecil ditempatkan di depannya, maka secara tidak langsung anak tersebut dijadikan bumper,” ucapnya.

Baca juga: Dapat Uang Miliaran Rupiah, Warga Jenu Tak Mau Beli Mobil Murah

Kemudian, menempatkan anak kecil di depan juga bisa mengganggu kestabilan kendaraan ketika melaju.

Pengemudi juga bisa terganggu konsentrasinya ketika harus mengambil keputusan tiba-tiba saat berkendara.

“Pengendara sebagai pengendali, mutlak harus mampu efektif dalam melakukan gerakan-gerakan yang mampu menyeimbangkan atau menstabilkan motornya. Ketika ada anak di depannya maka fokusnya akan terpecah,” ujar Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.