Warga Jenu yang Borong Mobil Pilih Transmisi Manual, Ini Alasannya

Kompas.com - 20/02/2021, 10:02 WIB
Salah satu warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa timur, menunjukkan koleksi mobil yang dibeli usai menerima uang pembebasan lahan dari proyek pembangunan kilang minyak di Tuban. Selasa (16/2/2021). KOMPAS.COM/HAMIMSalah satu warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa timur, menunjukkan koleksi mobil yang dibeli usai menerima uang pembebasan lahan dari proyek pembangunan kilang minyak di Tuban. Selasa (16/2/2021).
Penulis Ari Purnomo
|

Kemudian di samping itu juga adanya masukan dari saudara, tetangga atau orang yang sudah lebih dulu mempunyai mobil.

“Jadi mereka mendapatkan masukan dari saudara-saudara atau yang punya pengalaman memiliki mobil, mereka sangat memperhatikan masukan tersebut sehingga memilih mobil manual,” ujarnya.

Kemudian juga ada yang beranggapan bahwa kendaraan bertransmisi otomatis akan lebih boros konsumsi bahan bakarnya hingga biaya servis juga lebih mahal.

Baca juga: Cerita Sutrisno, Dapat Uang Rp 15, 8 M Langsung Beli HR-V, Xpander, Innova, dan Pikap

Selain itu, lanjut Ari, kondisi lalu lintas di wilayah Tuban juga relatif masih lancar atau tidak semacet daerah lain misalkan di Jakarta.

“Di daerah itu yang lebih umum atau banyak dipilih adalah yang manual. Kemudian tingkat kemacetan juga tidak terlalu tinggi seperti di Jakarta,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.