Respons Suzuki dan Honda soal Insentif Pajak Nol Persen

Kompas.com - 13/02/2021, 10:11 WIB
Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi memberikan insentif dengan menghapus Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil baru. Kebijakan ini berlaku mulai Maret 2021.

Walau tidak untuk sema jenis mobil, tapi diharapkan adanya kebijakan tersebut bisa menjadi stimulus guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada awal tahun.

Menanggapi adanya insentif yang diberikan pemerintah, beberapa Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) ikut memberikan respons. Salah satunya PT Honda Prospect Motor (HPM).

Baca juga: Kriteria Mobil Baru yang Dapat Insentif Pajak 0 Persen

Business Inovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy mengatakan, relaksasi pajak yang diberikan pemerintah akan menggairah pasar otomotif Tanah Air.

Produk binaan dari mitra Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dipamerkan pada sebuah pameran otomotif skala nasional, di Tangerang, Banten. Foto diambil pada Jumat (10/8/2018).KOMPAS.com/HARIS PRAHARA Produk binaan dari mitra Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dipamerkan pada sebuah pameran otomotif skala nasional, di Tangerang, Banten. Foto diambil pada Jumat (10/8/2018).

Namun demikian, Billy mengatakan pihaknya tetap harus mempelajari lebih dalam dan detail lagi soal bagaimana pelaksanaan dari rencana kebijakan tersebut.

"Kami masih mempelajari ya, karena masih menunggu turunan detail peraturannya dari kementerian terkait. Pada dasarnya kami akan support upaya pemerintah dalam mendorong penjualan otomotif," ucap Billy kepada Kompas.com, Jumat (12/2/2021).

Senada dengan Billy, pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga memberikan komentar yang serupa terkait relaksasi PPnBM nol persen yang digulirkan pemerintah untuk mobil baru.

Suzuki XL7 rajai penjualan Low SUV pada Juli 2020SIS Suzuki XL7 rajai penjualan Low SUV pada Juli 2020

Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS menjelaskan, adanya stimulus yang bakal berlaku mulai bulan depan tersebut, setidaknya menjadi sebuah harapan.

Baca juga: Penghapusan Pajak Mobil Baru, PPnBM Beda dengan Pajak Kendaraan

"Kami sangat optimis insentif yang diberikan pemerintah akan mendorong performa dari industri otomotif saat ini. Kebijakan itu akan menjadi salah satu katalis bagi pertumbuhan ekonomi," kata Donny.

Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

Perlu diketahui, insentif PPnBM nol persen yang diberikan pemerintah tak berlaku secara menyeluruh. Tapi hanya untuk mobil penumpang 4x2, termasuk sedan, yang secara kubikasi mesin tak kurang dari 1.500 cc dan memiliki kandungan lokal 70 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X