Menengok Pabrik Esemka di Boyolali, Apa Kabarnya?

Kompas.com - 12/02/2021, 09:31 WIB
pengendara melintas di depan pabrik PT Esemka, di Boyolali, Jateng. ari purnomopengendara melintas di depan pabrik PT Esemka, di Boyolali, Jateng.
Penulis Ari Purnomo
|

BOYOLALI, KOMPAS.com - Nama mobil Esemka kembali ramai menjadi perbincangan setelah banyak digunakan oleh instansi pemerintahan.

Salah satunya seperti yang dipilih oleh salah satu desa di Boyolali yakni Desa Kebonan, Karanggede.

Pemerintah Desa Kebonan menjadikan mobil produksi PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) ini sebagai kendaraan operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Tipe yang digunakan adalah Esemka Bima 1.3 pick up untuk kendaraan operasional guna keperluan BUMDes.

Baca juga: Mobil Esemka Jadi Kendaraan Operasional BUMDes di Boyolali

Ramainya peminat mobil buatan dalam negeri ini tentunya menimbulkan rasa penasaran mengenai proses produksi dan bagaimana cara melakukan pemesanannya.

Kondisi pabrik mobil Esemka yang terlihat sepi.ari purnomo Kondisi pabrik mobil Esemka yang terlihat sepi.

Berikut, Kompas.com mencoba untuk melihat kondisi pabrik yang ada di Dusun II, Demangan, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah tersebut.

Saat Kompas.com berkunjung ke tempat perakitan sekaligus penjualan mobil Esemka kondisinya terlihat sepi.

Tidak banyak kegiatan yang terlihat di kawasan pabrik yang memiliki luas 12.500 meter persegi tersebut.

Bahkan ketika sudah di atas pukul 12.00 WIB, gerbang pabrik berwarna putih sudah ditutup dan tidak ada aktivitas lagi.

Baca juga: Test Drive Singkat Esemka Bima 1.3

Salah seorang penjaga keamanan pabrik mengatakan, aktivitas memang dibatasi selama masa pandemi Covid-19 ini.

Tidak seperti sebelumnya, jumlah karyawan yang bekerja setiap harinya hanya sekitar 35 persen saja. Sehingga, aktivitas yang terlihat di sekitar pabrik juga tidak seperti biasanya.

Showroom Esemka di BoyolaliESEMKA/PT SOLO MANUFAKTUR KREASI Showroom Esemka di Boyolali

“Selama pandemi ini jam kerja karyawan hanya sampai pukul 11.00 WIB saja, dan jumlah karyawan juga dibatasi sekitar 35 persen,” kata penjaga tersebut kepada Kompas.com.

Tidak hanya karyawan yang bekerja di bagian perakitan atau perawatan mobil, tetapi yang berada di kantor pun juga tidak setiap hari ada.

Sehingga, jika ada konsumen yang akan melihat unit atau melakukan pemesanan tidak bisa dilayani setiap waktu.

“Sekarang bekerjanya dari rumah, jadi kalau ingin melakukan pemesanan atau melihat unit harus janjian terlebih dahulu. Kalau langsung, tidak bisa karena WFH (Work From Home),” katanya.

Baca juga: Minat Pikap Esemka Bima, Cek Harganya Saat Ini

Sementara itu, salah seorang tenaga penjual yang dihubungi Kompas.com mengatakan, bahwa untuk saat ini pihak Esemka memang belum bisa melayani pemesanan dari konsumen.

Hal ini disebabkan karena kondisi pandemi sehingga operasional dan jumlah karyawan yang dipekerjakan pun juga terbatas.

“Untuk sementara stok (unit) mobil Esemka habis, unit yang siap tinggal delivery ke pemesan,” katanya.

Sampai kapan pemesanan bisa dilakukan oleh calon pembeli pun belum bisa dipastikan, mengingat belum ada produksi lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X