Isuzu Panther Resmi Pensiun, Simak Harga Bekasnya Mulai Rp 30 Jutaan

Kompas.com - 10/02/2021, 16:06 WIB
Ilustrasi Isuzu Panther Isuzu AstraIlustrasi Isuzu Panther
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) akhirnya mengumumkan kabar berhenti produksinya Isuzu Panther di Indonesia. Meski begitu, konsumen diimbau tidak perlu khawatir karena layanan purnajual masih dijamin terus.

Kabar berhenti diproduksinya Panther diumumkan langsung oleh PT IAMI dalam konferensi virtual, Rabu (10/2/2021).

Attias Asril, General Manager Marketing Division PT Isuzu Astra Motor Indonesia, mengatakan, sejak hadir pada 1991 hingga saat ini Panther telah terjual sebanyak 433.117 unit.

Baca juga: Kasus Bus Senggol Truk di Tol, Ingat Jalan Raya Milik Bersama

Ilustrasi Isuzu PantherGridOto.com Ilustrasi Isuzu Panther

Terakhir, nama Panther sempat melambung saat bencana banjir yang menimpa Jakarta pada awal 2020. Dalam sebuah video terlihat mobil ini bisa melewati genangan air yang cukup tinggi tanpa masalah.

Tak berselang lama, stok Panther di diler mobil bekas pun langka. Harganya naik lantaran jumlah peminat dan stok yang tidak sebanding. Namun secara perlahan stok Panther mulai tersedia lagi, karena efek berantai dari pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Andi, pemilik diler Jordy Motor di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, mengatakan, stok Panther bekas masih tersedia meski tak sebanyak mobil-mobil tahun muda.

Baca juga: Telat Bayar Pajak Kendaraan, Jangan Kaget Saat Tahu Besaran Dendanya

Bagian belakang Isuzu PantherOtomotifnet.com Bagian belakang Isuzu Panther

“Panther masih ada, biasanya konsumen yang cari butuh mobil untuk operasional” ujar Andi, kepada Kompas.com belum lama ini.

Untuk diketahui, Panther terkenal sebagai mobil yang tangguh dan irit BBM. Tak heran mobil ini cocok sekali dipakai sebagai kendaraan niaga.

"Panther cukup diisi solar biasa, harga solar yang murah pasti jadi daya tarik konsumen," kata Felix Valentino, Sekretaris Umum Komunitas Panther Mania, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Catat, Ini Mekanisme Klaim Kerugian di Jalan Tol Jasa Marga

Isuzu Panther Royal 1996https://mobil.mitula.co.id/ Isuzu Panther Royal 1996

Panther generasi awal mengusung mesin diesel C223 2.300 cc bertenaga 73 ps atau setara 71 tk dan torsi 140 Nm, serta mesin 4JA1 2.500 cc legendaris yang menghasilkan tenaga 80 ps atau setara 78 tk dan torsi 170 Nm.

Sementara Panther generasi kedua masih menggendong unit 4JA1 2.500 c, tapi dengan teknologi turbo diesel. Tenaga yang dihasilkan mencapai 80 ps atau setara 78 tk dan torsi maksimal 192 Nm.

Panther generasi kedua atau yang biasa dikenal Panther kapsul tersedia dalam varian LM – Smart, LS, dan Grand Touring. Mobil ini dibekali dengan transmisi manual 5-percepatan, serta otomatis 4-percepatan yang cukup langka.

Baca juga: Jangan Sampai Makhluk Ini Betah Bersarang di Kabin Mobil

Isuzu Panther saat ini dijual mulai harga Rp 40 jutaan.Komunitas Panther Mania Isuzu Panther saat ini dijual mulai harga Rp 40 jutaan.

Bagi Anda yang berniat membeli Panther, paling murah bisa mengincar Panther generasi pertama yang terkenal dengan sebutan Panther Kotak, dengan kisaran harga mulai Rp 30 jutaan sampai Rp 60 jutaan tergantung kondisi.

Berikut ini daftar harga Isuzu Panther bekas dari situs jual beli online:

Panther Kotak
1994 Rp 30 jutaan – Rp 40 jutaan
1995 Rp 35 jutaan – Rp 45 jutaan
1996 Rp 40 jutaan – Rp 50 jutaan

Panther Kotak Facelift
1996 Rp 45 jutaan – Rp 50 jutaan
1997 Rp 50 jutaan – Rp 55 jutaan
1998 Rp 50 jutaan – Rp 60 jutaan

Panther Kapsul
2001 Rp 60 jutaan – Rp 80 jutaan
2002 Rp 70 jutaan – Rp 90 jutaan
2003 Rp 80 jutaan – Rp 100 jutaan

Panther Kapsul Facelift
2009 Rp 120 jutaan – Rp 150 jutaan
2010 Rp 130 jutaan – Rp 160 jutaan
2011 Rp 140 jutaan – Rp 170 jutaan



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.