Penjualan Mobil di ASEAN Turun 29 Persen, Indonesia Terpuruk

Kompas.com - 10/02/2021, 07:22 WIB
Suasana booth Toyota di IIMS 2017. TAMSuasana booth Toyota di IIMS 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi industri otomotif global. Di Asia Tenggara, penjualan mobil di enam pasar utama mengalami penurunan hingga 29 persen pada 2020.

Menurut laporan Nikkei Asia, total penjualan di Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Singapura merosot menjadi 2,44 juta unit.

Penurunan terbesar terjadi pada April tahun lalu yang anjlok 80 persen, tepatnya pada saat pihak berwenang memberlakukan pembatasan untuk menekan penyebaran virus.

Baca juga: Jalan Tol Cipali Ambles di Km 122, Arah Jakarta Ditutup, Berlaku Contraflow

Ilustrasi pameran otomotif, Bangkok International Motor Show.bangkokpost.com Ilustrasi pameran otomotif, Bangkok International Motor Show.

Walau demikian, kondisi pasar mulai membaik pada akhir tahun. Tercatat penjualan Desember hanya turun 0,2 persen menjadi sekitar 312.000 unit.

Thailand, yang menjadi pasar terbesar di ASEAN, mengalami penurunan 21 persen menjadi 790.000 unit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah ini merupakan yang pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, karena penjualan Negeri Gajah Putih biasanya mencapai angka 1 juta unit.

Thailand juga jadi negara dengan pemulihan industri otomotif paling cepat di kawasan berikat ASEAN. Pada akhir tahun, penjualan telah melonjak hingga 11 persen, menyusul kenaikan pada November dan Desember 2020.

Baca juga: PPKM Mikro Berlaku, Ini Syarat ke Luar Kota Naik Mobil Pribadi

Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.

Melonggarnya sejumlah pembatasan terkait pandemi telah mempengaruhi penjualan mobil di sana. Apalagi diperbolehkannya ajang otomotif di Thailand juga memberikan dorongan bagi industri.

Indonesia, yang penjualannya setara dengan Thailand saat sebelum pandemi terpuruk, mengalami penurunan paling tajam di antara enam negara lain di Asia Tenggara.

Tahun lalu, penjualan mobil di Indonesia hanya mencapai 530.000 unit. Pasar Tanah Air dinilai lebih lambat untuk pulih ketika virus corona masih menyebar, dengan penjualan Desember turun 35 persen.

Baca juga: Intip Spesifikasi Pajero Sport Facelift yang Rilis Minggu Depan

Ilustrasi Menara Kembar di Kuala Lumpurtripadvisor.com Ilustrasi Menara Kembar di Kuala Lumpur

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.