Viral Video Mahasiswa Pakai Strobo, Begini Aturan Penggunaannya

Kompas.com - 04/02/2021, 12:01 WIB
Ilustrasi rotator istimewaIlustrasi rotator
Penulis Ari Purnomo
|

Kemudian dalam ayat ( 3 ) menyebutkan lampu isyarat warna merah atau biru serta sirine berfungsi sebagai tanda kendaraan bermotor yang memiliki hak utama.

Kendaraan yang mempunyai hak utama di antaranya; mobil pemadam kebakaran sedang tugas, ambulans bawa orang sakit, kendaraan memberikan pertolongan kecelakaan lalu lintas, kendaraan pimpinan lembaga negara RI, kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing yang menjadi tamu negara, iring-iringan jenazah, konvoi dan kendaraan untuk kepentingan tertentu ).

Sedangkan di dalam ayat (5) disebutkan mengenai kendaraan yang menggunakan lampu isyarat dan sirene;

1. Lampu isyarat warna biru dan sirine digunakan untuk kendaraan bermotor petugas kepolisian RI.

2. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor tahanan, pengawalan TNI, Pemadam.kebakaran,ambulans, PMI, rescue dan Jenazah.

Baca juga: Begini Cara Mengaktifkan Kembali Masa Berlaku STNK yang Mati

“Berdasarkan uraian tersebut bahwa tindakan oknum mahasiswa tersebut telah melakukan pelanggaran lalu lintas,” ucapnya.

Untuk pelanggaran yang dilakukan tersebut pelaku bisa dijerat dengan pasal 279 UU LLAJ yaitu “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).”

Selain itu juga pasal 287 ayat (4) yakni “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau hak utama bagi Kendaraan Bermotor yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat (4) huruf f, atau Pasal 134 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).”

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.