Saat di Persimpangan Kendaraan Tak Boleh Sembarangan Belok Kiri, Bisa Didenda Rp 500.000

Kompas.com - 02/02/2021, 11:42 WIB
Rambu belok kiri kompasianaRambu belok kiri
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib untuk mematuhi setiap rambu lalu lintas atau pun alat pemberi isyarat lalu lintas (APIL).

Salah satunya yang perlu diperhatikan adalah ketika berkendara di persimpangan dan akan berbelok kiri.

Di beberapa daerah menerapkan peraturan yang berbeda, misalkan berbelok kiri di persimpangan bisa langsung.

Tetapi, ada juga yang menerapkan aturan berbelok kiri tidak bisa langsung dan harus mengikuti APIL yang ada.

Baca juga: Bisa atau Tidak SIM Gantikan KTP Saat Bayar Pajak Kendaraan?

Mengenai aturan belok kiri di persimpangan ini sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Rambu Dilarang Belok Kiriistimewa Rambu Dilarang Belok Kiri

Dalam Pasal 112 ayat 3 dijelaskan, “Pada persimpangan jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, pengemudi kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh rambu lalu lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.”

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi, menjelaskan, berbelok kiri tetap harus memperhatikan pengguna jalan lain dan lampu traffic light.

“Dan juga memperhatikan keselamatan, baik diri sendiri maupun pemilik hak utama yang sedang menyala lampu hijau,” kata Budiyanto kepada Kompas.com, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Ini Alasan Kenapa KTP Jadi Syarat Wajib Saat Bayar Pajak Kendaraan

Mengenai aturan berbelok kiri boleh langsung, kata Budiyanto, sebelumnya diatur di dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yakni bahwa pengguna jalan pada persimpangan bisa langsung belok kiri dengan tetap mengutamakan pengguna hak utama.

“Tetapi, kemudian atur di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ bahwa pada persimpangan jalan yang dilengkapi APIL (alat pemberi isyarat lalu lintas), pengemudi kendaraan dilarang langsung berbelok kiri,” ucapnya.

Lampu lalu lintas atau traffic light di Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, dari arah Barito menuju Tirtayasa yang menjadi viral di media sosial karena rusak, Rabu (21/2/2018) sore ini, sudah berfungsi kembali. KOMPAS.com/NURSITA SARI Lampu lalu lintas atau traffic light di Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, dari arah Barito menuju Tirtayasa yang menjadi viral di media sosial karena rusak, Rabu (21/2/2018) sore ini, sudah berfungsi kembali.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.